Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Upacara Pelebon Maestro Seni Lukis Bangli, AA Ardana, Dilangsungkan Besok

Sejak meninggal dunia pada 21 Februari 2022, jenazah tokoh Puri Kilian, Puri Agung Bangli Anak Agung Gde Bagus Ardana rencananya akan di-palebon

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
AA Temaja saat ditemui di rumah duka di Puri Kilian, Puri Agung Bangli, Bali, Jumat 6 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Sejak meninggal dunia pada 21 Februari 2022, jenazah tokoh Puri Kilian, Puri Agung Bangli Anak Agung Gde Bagus Ardana rencananya akan di-palebon pada hari Sabtu 7 Mei 2022 besok.

Upacara pelebon adik kandung pahlawan Bangli Anak Agung Gde Anom Mudita itu diiringi oleh ribuan warga.

Anak Agung Gede Putra Temaja Ardana selaku anak kandung AA Ardana mengungkapkan, rangkaian upacara pelebon sudah dimulai sejak tanggal 4 Mei.

Dimulai dari upacara Negtegang, ngadegang, hingga melapas wangunan. Selanjutnya tanggal 5 Mei, berupa matur piuning dan nunas tirta. 

Baca juga: Baru Bebas Tiga Bulan, Astawa Kembali Mencuri di Bangli, Ngaku Telah Beraksi di Delapan TKP

"Kami mendak tirta ke sejumlah Pura, yang kerap didatangi oleh almarhum. Seperti pura di Landih, Pengotan, Penglipuran, dan sebagainya," sebutnya.

Sementara rangkaian upacara pelebon tanggal 6 Mei, lanjutnya, mulai dari mengambil air suci di mata air Arca.

Kemudian dilanjutkan dengan mendak kajang dan mejauman.

"Setelah itu lanjut ke Puri Kilian dengan acara mendak kajang, manah tirta, baru nyiramin. Setelah nyiramin baru munggah pelebon. Jadi hari ini full acaranya," ujar dia.

Baca juga: Dihiasi 1500 Ketupat, Yowana Mekar Sari Bangli Buat Penjor dengan Tema Toleransi Budaya

AA Temaja mengatakan, selama beberapa hari terakhir berbagai persiapan juga sudah dilakukan. Misalnya menyiapkan bade tumpang sembilan, hingga tempat pembakaran yang berbentuk singa.

Pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang telah banyak memberi dukungan dalam persiapan jelang upacara puncak pelebon AA Ardana.

Menurut AA Temaja, hal ini tidak terlepas dari ketokohan AA Ardana sebagai penglingsir Puri, serta kedekatannya dengan masyarakat. 

Baca juga: Dewan Bangli Minta Pemkab untuk Lebih Tegas Soal Pemungutan Pajak

Diketahui AA Ardana meninggal di usia 90 tahun 52 hari, pada 21 Februari 2022. Awalnya sesuai arahan pendeta, upacara pelebon direncanakan 6 April.

Namun karena tanggal 7 April bertepatan dengan upacara penyineban di Pura Besakih, maka pihak keluarga meminta arahan kembali pada pendeta untuk mencarikan hari baik lainnya.

"Almarhum ini sangat-sangat ketat dengan masalah kekeran. Jangan sampai kita melabrak hari-hari yang tidak layak untuk melangsungkan pelebon. Itu yang paling pantangan untuk beliau."

Baca juga: Pemerintah Sediakan 4,5 Ton Minyak Goreng Curah, Ibu-ibu Antre Migor Sejak Pagi di Bangli

"Jadi karena beliau sangat ketat, jangan sampai setelah beliau tidak ada, sebagai anak saya justru melanggar. Melihat hal inilah kami dari pihak keluarga meminta kembali pada pendeta untuk mencarikan hari baik untuk pelebon. Hingga sampailah pilihan terakhir pada tanggal 7 Mei," jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved