Kesehatan
SARIAWAN! Catat Beberapa Faktor Pemicunya
Biasanya sariawan dapat terjadi akibat adanya kerusakan jaringan epitel mukosa, baik dimukosa pipi, mukosa lidah, dan mukosa gusi.
TRIBUN-BALI.COM - Hampir semua orang pasti pernah mengalami sariawan.
Biasanya sariawan dapat terjadi akibat adanya kerusakan jaringan epitel mukosa, baik dimukosa pipi, mukosa lidah, dan mukosa gusi.
drg. Citra mengatakan bahwa penyebab utama sariawan, sampai sekarang belum diketahui secara pasti.
Baca juga: BAHAYA Duduk Bungkuk! Bisa Kena Saraf Kejepit!
Namun banyak sekali faktor-faktor pemicu terjadinya sariawan, antara lain :
- Malnutrisi, atau ketidakseimbangan dari nutrisi di dalam tubuh.
- Penyakit sistemik atau autoimun, pada bebebrapa case pasien yang mungkin memiliki riwayat autoimun.
Khusunya autoimun yang menyerang pencernaan, maka akan rentan mengalami sariawan.
Baca juga: BAHAYA! Ini Dampak Minum Air Putih Terlalu Banyak Sebelum Tidur
drg. Citra menyampaikan bahwa terkadang pencegahan sariawan, tidak hanya dari faktor-faktor oral saja.
Tetapi juga harus dilakukan perawatan berupa obat dari autoimunnya.
Sariawan yang paling sering juga bisa disebabkan karena ketidakseimbangan hormon.
Baca juga: RUSIA Duduki Kedatangan Wisman Tertinggi di Bali Pada Februari 2022
Biasanya pada perempuan yang mengalami pre-menstruasi, yang sudah menjelang menstruasi, atau bahkan juga setelah menstruasi.
Fase setelah menstruasi juga dikatakan sangat rentan terjadinya sariawan, karena ada hormon yang dapat memberikan efek pada jaringan mukosa mulut.
Selain pada wanita pre-menstruasi, menstruasi, pra-menstruasi, munculnya sariawan bisa dialami oleh ibu hamil.
Ibu hamil juga dikatakan sangat rentan mengalami sariawan.
Baca juga: BAHAYA! Ini Dampak Minum Air Putih Terlalu Banyak Sebelum Tidur
Tetapi sariawan juga bisa dipicu oleh faktor-faktor lokal lain, misalnya terbentur secara tidak sengaja atau tergigit khusunya pada susunan gigi yang tidak baik.