Tips Kesehatan
Ketahui Terkait Organ Kewanitaan Menurut Pakar Reproduksi dan Kandungan
Tribunners, vagina adalah salah satu organ tubuh wanita yang tangguh dan serba bisa.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Penyebab Vagina Melar, Bukan Semata Karena Seks Belaka
Tribunners, vagina adalah salah satu organ tubuh wanita yang tangguh dan serba bisa.
Jadi, tak perlu khawatir lagi soal vagina yang melar karena seks sering-sering.
Baca juga: Okupansi di Ubud Sentuh 80 Persen, Saat Puncak Liburan Idul Fitri Pekan Lalu
Menurut dr. Mary Jane Minkin, seorang pakar reproduksi dan kandungan dari Yale Medical School, seks sesering apapun tidak akan berdampak pada organ kewanitaan.
Vagina baru akan bermasalah bila terinfeksi penyakit kelamin yang disebabkan oleh seks tidak aman.
Penting juga dicatat, mitos bahwa vagina akan melar kalau sering berhubungan seks berangkat dari pemahaman yang keliru seputar organ kewanitaan ini.
Banyak orang percaya kalau vagina itu pada awalnya sangat ketat bahkan rapat.
Namun, ketika seorang wanita sudah berhubungan seks lama-lama vagina akan melar karena berkali-kali penetrasi seks.
Ini persepsi yang sesat dan menyesatkan.
Karenanya supaya tidak salah persepsi, pahami hal berikut, seperti dilansir dari HalloSehat (09/11/2020);
* Pahami bagaimana vagina bekerja
Ketika perempuan terangsang, vagina akan meregang secara alamiah. Ingat merenggang, bukan berarti melar.
Hal ini berfungsi untuk membuka jalan bagi penis.
Penting juga dipahami, peregangan vagina tersebut semenara. Usai orgasme, vagina akan merapat dan kencang kembali seperti semula.
* Tak perlu khawatir vagina melar
Ketahuilah, jaringan-jaringan otot di sekitar vagina bersifat sangat lentur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/vagina-adalah-salah-satu-organ-tubuh-wanita-yang-tangguh-dan-serba-bisa.jpg)