Konflik Rusia vs Ukraina

RUSIA Rayakan 77 Tahun Hari Kemenangan Atas Nazi 9 Mei 2022, Diperkirakan Jadi Momen Umumkan Perang

Presiden Rusia, Vladimir Putin diperkirakan akan memimpin perayaan Hari Kemenangan atau Victory Day hari ini sekaligus mengumumkan perang.

Editor: Putu Kartika Viktriani
AFP
Prajurit Rusia berbaris di Lapangan Merah selama latihan umum parade militer Hari Kemenangan di Moskow tengah pada 7 Mei 2022. Rusia akan merayakan peringatan 77 tahun kemenangan 1945 atas Nazi Jerman pada 9 Mei. 

"Penulis pemenang Hadiah Nobel, Svetlana Alexievich, telah menangkap ini dengan baik, dengan menyatakan sejarah kemenangan menggantikan sejarah perang yang sebenarnya.”

Menjelang Hari Kemenangan, beberapa pengamat percaya bahwa petinggi Rusia dan Putin akan menyatakan perang total.

Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat menggigit bibir bawahnya saat menyadari invasi Rusia ke Ukraina terus goyah.
Presiden Rusia Vladimir Putin terlihat menggigit bibir bawahnya saat menyadari invasi Rusia ke Ukraina terus goyah. (BBC)

Mereka, ujar pengamat, merasa frustrasi karena kurangnya kemajuan dalam menaklukkan Ukraina.

“Putin dan para penasihatnya tentu memperhatikan peringatan sejarah dan suka menggunakannya untuk memperkuat kekuasaan mereka,” kata Norris.

“Mengingat betapa pentingnya Hari Kemenangan bagi Putin dan Putinisme, sulit untuk membayangkan bahwa pemerintahnya tidak akan mencoba menggunakannya untuk tujuan tertentu. Sulit untuk melihat segala jenis kemenangan diumumkan."

"Sebaliknya, ketakutan saya adalah bahwa Putin akan menggunakan hari libur (Hari Kemenangan) untuk mengumumkan serangan baru dan fase baru perang.”

Baca juga: Chelsea Ditawar Rp 75 Triliun Oleh Miliarder Amerika, Persetujuan Sedang Diajukan ke Liga Inggris

Beberapa juga khawatir Putin mungkin mengumumkan mobilisasi massa, memanggil pria berbadan sehat untuk bertugas.

Tetapi, rumor sebelumnya tentang darurat militer dan wajib militer pada Maret, terbukti salah.

“Sulit untuk melakukan wajib militer umum: Saya pikir saat itulah orang Rusia akan keluar dan memprotes,” kata Elizabeth Wood, Profesor Sejarah di MIT.

“Anda dapat wajib militer semua orang di Buryatia (daerah pegunungan di Siberia), tetapi jika Anda wajib militer Moskow, mereka akan protes."

"Saya pikir dia juga tidak bisa menyatakan kemenangan. Saya pikir mereka merencanakan perang keras yang panjang."

Putin Diperkirakan akan Memimpin Perayaan Hari Kemenangan

Presiden Rusia, Vladimir Putin diperkirakan akan memimpin perayaan Hari Kemenangan atau Victory Day, yang menandai kekalahan Nazi Jerman dari Uni Soviet pada Perang Dunia II.

Dilansir AlJazeera, Putin diperkirakan akan memamerkan kekuatan militer Rusia selama acara yang penting secara simbolis pada hari ini, Senin 9 Mei 2022.

Rudal balistik antarbenua yang besar akan diarak melintasi Lapangan Merah Moskow.

Selain itu, parade akan menampilkan pesawat tempur supersonik, pengebom strategis, dan untuk pertama kalinya sejak 2010, pesawat komando Il-80 "kiamat" dipamerkan. (Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Ika Nur Cahyani)

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah Hari Kemenangan Rusia, Putin Diduga akan Deklarasikan Perang Total Tepat di Victory Day

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved