Berita Klungkung
Bale Daja Berornamen Bali Kebakaran di Selat Klungkung, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta Rupiah
Warga di Banjar Tengah, Desa Selat, Klungkung, Bali dikagetkan dengan kebakaran rumah milik warga setempat, Minggu 29 Mei 2022 pagi.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Warga di Banjar Tengah, Desa Selat, Klungkung, Bali dikagetkan dengan kebakaran rumah milik warga setempat, Minggu 29 Mei 2022 pagi.
Api menghanguskan sebuah bangunan bale daja dan membuat pemilik rumah, Mangku Nengah Merti (60) mengalami kerugian materill mencapai ratusan juta rupiah.
Kejadian bermula dari cucu pemilik rumah, Ni Putu Juliantari (24) dan Ni Made Diana Sari (20) mendengar suara yang berasal dari luar kamarnya.
Juliantari lalu keluar kamarnya dan berjalan ke arah timur untuk mencari sumber suara.
Baca juga: Ratusan Delegasi GPDRR Kunjungi Klungkung, Suwirta Harap Mereka Ikut Promosikan Pariwisata Klungkung
Ternyata suara itu berasal dari kobaran api yang membakar bangunan bale daja.
Ketika itu ia melihat asap pekat sudah mengepul dan api sudah berkobar membakar atap bangunan.
Bangunan Bale Daja yang terbakar, biasanya menjadi lokasi pemilik rumah untuk menyimpan sarana persembahyangan.
Mendapati bangunan Bale Daja kebakaran, Juliantari dan Made Diana panik dan meminta tolong ke tetangga untuk padamkan api dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Baca juga: Klungkung Segera Miliki Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Senilai Rp3,5 Miliar
" Kami turunkam 4 armada damkar dan personel untuk padamkan kebakaran rumah di Desa Selat," ujar Kasapol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta, Minggu 29 Mei 2022.
Petugas pemadam kebakaran berjibau memadamkan api, agar api tidak merembet ke bangunan lainnya.
Apalagi bangunan yang terbakar, lokasinya bersebelahan dengan merajan atau tempat suci.
Proses pemadaman api berlangsung sekitar 20 menit.
Baca juga: Kisah Penderita DB di Klungkung, Demam Naik Turun, Tetap Paksakan Diri Ikut Ujian
" Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 08.30 Wita. Kami lanjutkan dengan pendinginan, untuk memastikan api benar-benar padam," ungkap Suarta.
Bangunan yang terbakar merupakan Bale Daja dengan luas 4x4 meter.
Pemilik menggunakan bangan style Bali itu untuk menyimpan prabotan dan sarana upacara agama.
Tidak ada korban dalam musibah kebakaran itu, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta. (*)
Berita lainnya di Berita Klungkung