serba serbi

BRAHMANA Sejati Bukan Hanya Dari Kelahiran, Pahami Maknanya Secara Mendalam

Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, memberikan pemikirannya dalam tulisan yang membahas ihwal Brahmana di dalam Hindu Bali. 

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti 

TRIBUN-BALI.COM - Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, memberikan pemikirannya dalam tulisan yang membahas ihwal Brahmana di dalam Hindu Bali. 

Dalam masyarakat Hindu, mengenal adanya tiga kerangka agama yang terdiri dari Tattwa (filsafat), Susila (etika), dan Acara (ritual).

Ketiga hal ini, sangat penting dalam kehidupan keagamaan Hindu.

Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti
Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti (Tribun Bali/AA Seri Kusniarti)

Baca juga: WALAKA dan Bedanya Dengan Sulinggih Dalam Hindu Bali

Kesadaran dan semangat keberagamaan Hindu di Indonesia, kini semakin maju.

Hal ini dapat dilihat dari semakin bertambahnya, jumlah umat Hindu di luar Bali.

Maraknya pembangunan tempat-tempat suci.

Bertambahnya jumlah pemangku (pinandita), dan pandita di seluruh Indonesia.

Umat Hindu menggelar upacara melasti dalam rangkaian hari Raya Nyepi di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar, Kamis 11 Maret 2021. Di masa pandemi upacara Melasti dilaksanakan secara terbatas. Setiap desa adat hanya melibatkan 40 orang peserta, yang terdiri dari pemangku, serati banten, prajuru adat, dan pecalang.
Umat Hindu menggelar upacara melasti dalam rangkaian hari Raya Nyepi di Pantai Padanggalak, Kesiman, Denpasar, Kamis 11 Maret 2021. Di masa pandemi upacara Melasti dilaksanakan secara terbatas. Setiap desa adat hanya melibatkan 40 orang peserta, yang terdiri dari pemangku, serati banten, prajuru adat, dan pecalang. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Guna mendukung kebangkitan dan semangat spiritual ini.

"Maka perlu didukung sastra-sastra yang bersumber dari sastra Weda, sebagai landasan untuk pelaksanaannya," ucap pensiunan dosen UNHI Denpasar ini. 

Dalam kitab suci Weda, disebutkan bahwa Catur Warna (Brahmana, Ksatria, Wesia dan Sudra), diciptakan dari guna dan karma.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved