Berita Bali
EVAKUASI Wings Air yang Terperosok di Bandara Ngurah Rai Bali Makan Waktu 6,5 Jam
Pesawat Wings Air, registrasi PK-WGF yang bannya terperosok ke parit.Atau gorong-gorong kemarin sore, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Ba
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Pesawat Wings Air, registrasi PK-WGF yang bannya terperosok ke parit.
Atau gorong-gorong kemarin sore, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, telah berhasil dievakuasi.
Dan saat ini, pesawat tersebut masih berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
Untuk dilaksanakan investigasi oleh Tim KNKT.

Hal tersebut disampaikan, General Manager Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Handy Heryudhitiawan, saat dihubungi Tribun Bali, Rabu 1 Juni 2022.
Proses evakuasi pesawat tersebut, memakan waktu yang cukup lama hingga berjam-jam.
“Proses evakuasi berjalan dengan lancar, dan membutuhkan waktu selama kurang lebih selama sekitar 6,5 jam.
Kami menurunkan hampir sekitar 75 personil PKPPK, operasi, teknik dan dukungan unit lainnya,” jelas Handy.
Baca juga: KRONOLOGIS Insiden Ban Wings Air Terperosok di Bandara Ngurah Rai
Ia menambahkan, begitu insiden terjadi hingga ke proses evakuasi.
Tidak mengganggu operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Di mana operasional bandara tetap berjalan seperti biasa.

“Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, relatif tidak terdampak.
Hanya dilakukan sterilisasi parking stands area apron, number 37 sampai 40,” imbuh Handy.
Lebih lanjut Handy menyampaikan, penanganan penumpang dan crew berjalan baik.
Dan seluruh penumpang dievakuasi menuju ke terminal kedatangan domestik.
Baca juga: INSIDEN Ban Wings Air Terperosok! Operasional Bandara Ngurah Rai Tetap Berjalan Normal
Disinggung bagaimana pesawat Wings Air, dengan rute Lombok-Denpasar tersebut terperosok ke saluran air.
Handy mengatakan, pesawat tersebut landing menggunakan runway 09.
Kemudian taxi menuju parkir nomor 41 melalui taxiway N7.

Dalam proses menuju parkir, pesawat melintas di saluran air tertutup.
Di mana tidak didesain untuk dilalui pesawat.
Sehingga roda pesawat masuk atau terperosok di saluran air.
Baca juga: INSIDEN Ban Wings Air Terperosok! Operasional Bandara Ngurah Rai Tetap Berjalan Normal
Diberitakan sebelumnya, pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW-1963 yang mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, sore ini harus mendapatkan penanganan khusus.
Hal tersebut dikarenakan landing gear pesawat jenis ATR 72-500, terperosok kedalam gorong-gorong landasan.
“Mengenai penangangan penumpang dan pesawat pada penerbangan, bernomor IW-1963 dari Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok.
Tujuan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar di Badung, Bali (DPS), proses dilaksanakan menurut standar operasional prosedur,” ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, Senin 31 Mei 2022.

Danang menjelaskan Wings Air penerbangan IW-1963 pada hari ini dioperasikan dengan ATR 72-500 registrasi PK-WGF, membawa 4 awak pesawat dan 68 penumpang.
Pesawat lepas landas dari Lombok pukul 13.44 WITA, dan mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 14.21 WITA.
“Pesawat bergerak pelan (kecepatan minimum) menuju area parkir (apron) nomor A.41, tiba-tiba pesawat terhenti atau stuck.
Pilot berkomunikasi dengan petugas bandar udara, dan petugas lalu lintas udara guna dilakukan pengecekan.
Hasil pengecekan, diketahui bahwa roda bagian kiri dan kanan masuk atau terperosok ke gorong-gorong (landing gear sank into drains) apron,” ungkap Danang.
Seluruh penumpang sudah diturunkan dari pesawat, dan diarahkan menuju ruang tunggu.
Baca juga: INSIDEN Ban Wings Air Terperosok! Operasional Bandara Ngurah Rai Tetap Berjalan Normal
Baca juga: KRONOLOGIS Insiden Ban Wings Air Terperosok di Bandara Ngurah Rai
Awak pesawat dan semua penumpang dalam kondisi baik.
Saat ini, Wings Air bekerja bersama seluruh pihak terkait fokus untuk penanganan (relokasi/ pemindahan) pesawat ke area parkir pesawat.
“Proses investigasi masih dilakukan bersama pihak berwenang.
Mengenai penyebab, Wings Air belum dapat memberikan keterangan,” imbuh Danang.

Wings Air akan mengatur atau mengelola operasional penerbangan, agar penerbangan lain tetap berjalan normal dan lancar.
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV, Putu Eka Cahyadi, mengatakan insiden tersebut tidak sampai mengganggu atau berdampak terhadap keseluruhan operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Alhamdulilah insiden tersebut tidak berdampak, terhadap operasional Bandara Ngurah Rai secara keseluruhan.
Operasional berjalan seperti biasa,” kata Eka Cahyadi.
Baca juga: Terperosok, Pesawat Wings Air Mendapatkan Penanganan Khusus di Bandara Ngurah Rai Bali
Beredar informasi bahwa insiden tersebut disebabkan, karena pesawat salah masuk taxi way.
Eka Cahyadi pun tidak ingin berspekulasi terlebih dahulu.
“Terkait dugaan awal, izin lebih tepat nanti tim investigasi yang memiliki kewenangan untuk menyampaikannya,” kata Eka Cahyadi.(*)