Berita Buleleng
KISAH Windari Lahirkan Anak Ketiganya di Pangkalan Ojek di Buleleng
Komang Windari, menghebohkan warga di Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.Pada Kamis (2/6/2022) sekitar pukul 10.30 WITA, wanita berusia
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Komang Windari, menghebohkan warga di Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.
Pada Kamis (2/6/2022) sekitar pukul 10.30 WITA, wanita berusia 31 tahun itu terpaksa melahirkan anak ketiganya di pangakalan ojek desa setempat.
Baca juga: 5 Arti Mimpi Melahirkan Anak Perempuan, Mimpi Bayi Kembar Pertanda Rezeki Berlimpah
Perbekel Desa Tukadmungga, Putu Madia, menjelaskan bahwa menurut penuturan warga sekitar.
Wanita asal Banjar Dinas Munduk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng itu, diantar oleh suaminya ke RS Prama Sidhi Singaraja.
Untuk memeriksakan kehamilannya, karena mulai merasakan kontraksi.

Baca juga: FAKTA Nikita Willy Melahirkan di RS Elit Los Angeles, Indra Priawan Sempat Tegang Sambut Babyy Izz
Namun dalam perjalanan, Windari tiba-tiba merasakan jika buah hatinya itu sudah mau lahir.
Ia pun meminta kepada suaminya, untuk berhenti di salah satu pangkalan ojek yang ada di Desa Tukadmungga.
Saat berada di pangakalan ojek itu, tiba-tiba saja bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dengan mudah dan normal.

Sejumlah ojek yang saat itu sedang kumpul di pangkalan pun, bergegas memanggil petugas Puskesmas Buleleng II.
Untuk menangani Windari bersama buah hatinya.
Baca juga: 5 Weton Ini Dikenal Punya Sifat Jujur dan Cerdas, Mereka Mampu Melahirkan Pemikiran yang Kreatif
"Waktu kejadian saya tidak ada di lokasi.
Menurut penuturan warga dan Babin, ibu itu sempat ke puskemas.
Namun katanya belum ada bukaan, sehingga dia pulang ke rumah.
Sampai di rumah ternyata perutnya sakit lagi seperti mau melahirkan.

Ibu itu kemudian diantar oleh suaminya ke rumah sakit.
Tapi di tengah jalan, bayinya serasa sudah mau lahir.
Sehingga mereka berhenti di pangkalan ojek," terangnya.
Usai melahirkan, petugas medis membawa Windari bersama buah hatinya menggunakan ambulans ke Puskesmas Buleleng II untuk penanganan lebih lanjut.
"Setelah bayinya lahir, langsung ditutupi menggunakan kamen.
Yang memang sudah dibawa oleh Windari.
Bayinya selamat dan sehat," jelas Madia. (*)