Berita Tabanan
Salurkan Ribuan Kilogram Migor Curah, Masyarakat Serbu BuMDes Beli Migor Sesuai HET
BUMDes Salurkan Ribuan Kilogram Migor Curah *Masyarakat Serbu Badan Usaha Milik Desa Beli Migor Sesuai HET
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Harun Ar Rasyid
TABANAN, TRIBUN BALI - Ribuan kilogram minyak goreng (migor) curah telah didistribusikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Tabanan.
Masyarakat pun berbondong-bondong datang ke badan usaha desa itu sejak diberikan kebijakan sebagai pemutus rantai distribusi agar menerapkan sesuai harga eceran tertinggi.
Kemudian untuk wilayah yang jaraknya lumayan jauh terpaksa menjual diatas HET dengan pertimbangan biaya operasional.
Ketua Forum BUMDes se-Kabupaten Tabanan, Wayan Puja Sri Darmawan mengungkapkan, penyaluran atau distribusi langsung minyak goreng curah dari BUMDes untuk masyarakat sudah berjalan sesuai rencana.
Kepercayaan pemerintah atau TPID Tabanan kepada Bumdes sudah dilaksanakan dengan baik.
"Kita hanya bisa memantau Bumdes yang seputaran kota saja. Yang terpantau ada sekitar 10 lebih. Itu dari Kecamatan Penebel, Marga, Selemadeg Timur dan lainnya juga," sebutnya saat dikonfirmasi Selasa 7 Juni 2022.
Baca juga: Momen Galungan-Kuningan, Bupati Tamba Sambangi 70 Griya Se Jembrana
Baca juga: Warga Ujung Pesisi Karangasem Diserang Wabah Chikungunya, Ini Kata Dinas Terkait
Baca juga: JADWAL PERSIJA JAKARTA di Piala Presiden 2022: Bertemu RANS Nusantara FC di Matchday 2
Dia mengungkapkan, sejauh ini penyaluran atau distribusi minyak goreng melalui BUMDes tidak mencakup keseluruhan. Artinya wilayah yang jauh perkotaan cenderung tidak aktif. Dia memaklumi karena jaraknya yang jauh ditakutkan akan menelan biaya operasional yang begitu banyak sehingga tak bisa menjual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.500 perkilogram.
Dia menyebutkan, BUMDes yang paling jauh wilayahnya untuk mengambil migor ke agen atau sub distributor wilayah kota seperti Desa Megati dan Desa Tanguntiti, Kecamatan Selemadeg Timur. Kemudian juga ada yang dari Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti.
Jumlah distribusi dari Bumdes, kata dia, dari 10 lebih BUMDes yang terpantau menyalurkan rata-rata satu BUMDes memiliki kemampuan 15 jerigen dengan kapasitas 18 kilogram per jerigen.
"Rata-rata 15 jerigen dengan isian 18 kilogram. Jika dikalkulasikan ratusan kilogram. Kita kemas dengaan plastik biasa setelah dari jerigen itu," katanya.
Yuda Darmawan menyatakan, sejumlah BUMDes sempat kesulitan mendapatkan minyak goreng curah ini lantaran pasokan di agen sendiri yang terbatas. Dia juga memaklumi para agen harus melayanan masyarakat lainnya yang datang langsung. Sejauh ini, badan usaha milik desa sudah difasilitasi atau diprioritaskan untuk mendapatkan migor agar disalurkan ke masyarakat sesuai HET.
"Kemarin ada temen kita yang dari Megati itu sempat kekurangan pasokan karena memang dari agennya. Kemudian berpindah ke agen lainnya untuk mendapatkan. Dan ada juga yang kembali dua hari lalu kemudian baru dapat stok kemarin," ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Tabanan, Kompol Nyoman Sukanada mengungkapkan, pengawasan distribusi minyak goreng curah ini dilakukan rutin dilaksanakan anggota di lapangan. Sejauh ini prosesnya terpantau aman dan lancar. Selain di BUMDes, pihak kepolisian bersama Kodim 1619/Tabanan juga rutin melakukan pengecekan ke agen atau sub distributor migor di Tabanan.
"Kemarin juga kita bersama TNI sudah melakukan pengawasan dengan mengecek ke agen atau sub distributor migor di Tabanan. Sejauh ini sudah aman dan sesuai ketentuan. Kemudian untuk pasokan juga sementara aman," jelasnya.
Dijual Rp16.000 Sesuaikan Biaya Operasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/zx-mczxc-zxm-cx.jpg)