Tabrakan Maut Baturiti
SUAMI Wayan Wandani Masih Terpukul, Keluarga Harapkan Ada Pertanggungjawaban Perusahaan Bus
Keluarga mendiang Ni Wayan Wandani, berharap itikad baik, dari perusahaan bus pariwisata yang menabrak ibu tiga anak.Sang suami saat ini terpukul.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Dijelaskannya, bahwa mendiang korban merupakan ibu rumah tangga.
Sekaligus membantu suaminya yang merupakan petani.
Mendiang memiliki tiga orang buah hati, yang seluruhnya adalah perempuan.
Yang pertama anaknya Ni Luh Putu Octa, saat ini naik ke kelas empat SD.
Sedangkan yang dua lainnya, ia tidak terlalu mengingat nama anaknya.
“Korban membantu suaminya yang petani.
Sehari-hari juga ibu rumah tangga.
Anaknya tiga semua cewek.
Dan yang pertama itu Ni Luh Putu Octa,” jelasnya.

Sedihnya, tatkala kejadian naas itu, mendiang Wayan Wandani harus meregang nyawa karena menyelamatkan anak pertamanya.
Ia mendorong Ni Luh Putu Octa, agar tidak tertabrak bus.
Namun sayang dirinya yang tertabrak.
Wayan Wandani sempat dibawa ke rumah sakit, namun sayang nyawanya tidak tertolong.
Untuk saat ini, krama desa adat atau warga Banjar Pacung, sedang bergotong royong atau menyama braya.
Mempersiapkan banten dan kebutuhan untuk upacara/upakara penguburan esok hari.