Berita Bangli
Cafe Kebun, Hidden Gem di Hutan Bambu Penglipuran, Tempat Nongkrong Unik dan Nyaman di Bangli
Cafe Kebun, nikmati secangkir kopi dan suasana sejuk khas Kabupaten Bangli, Bali, pengunjung akan dimanjakan dengan ratusan tanaman hias dan buah
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Desa Wisata Penglipuran selain dikenal karena kebersihannya, juga terkenal dengan hamparan hutan bambu.
Namun siapa sangka, di hutan bambu ini ada tempat ngopi unik yang bernama Cafe Kebun.
Lokasi cafe ini memang agak sulit ditemukan, sebab tidak berada di pinggir jalan.
Untuk menuju ke cafe ini, dari pintu masuk Penglipuran pengunjung bisa mengarah ke utara jalan, arah hutan bambu.
Pada pertigaan pertama, terdapat plang Cafe Kebun yang mengarah ke kanan (timur), dan tinggal mengikuti jalan saja.

Ditemani secangkir kopi dan suasana sejuk khas Kabupaten Bangli, Bali, pengunjung akan dimanjakan dengan ratusan tanaman hias dan buah yang ada di lahan seluas 60 are.
Tak hanya melihat-lihat maupun mengabadikan momen melalui foto, pengunjung juga dapat membeli tanaman hias.
Harganya bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

Pemiliknya bernama I Wayan Sukur.
Pria yang merupakan warga asli Desa Penglipuran itu mengungkapkan, Cafe Kebun awal mulanya hanya berupa tempat produksi tanaman hias.
Usaha ini dia lakoni sejak dua tahun silam, mulai dari puluhan tanaman hingga kini telah berkembang menjadi 150 jenis tanaman hias dan buah.
Pria 51 tahun itu mengatakan, tanaman hias ini paling banyak dipasarkan di wilayah Denpasar.
Mulai dari stand tanaman hias hingga hotel.
"Kadang mereka yang datang ke sini ambil tanaman, dan kadang saya yang membawakan," ucapnya, Minggu 3 Juli 2022.
Karena hal ini pula, rekan-rekannya menyarankan agar Wayan Sukur mengembangkan usaha cafe.