Berita Karangasem

HILANG Ratusan Juta, PAD Karangasem Gara-gara PMK, Imbas Pasar Hewan Ditutup!

Ratusan juta pendapatan asli daerah (PAD), dari retribusi pasar hewan di Kabupaten Karangasem, hilang setelah pasar hewan ditutup dua pekan.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
Untuk diketahui, pasar hewan di Karangasem ditutup sementara selama dua minggu. Terhitung dari 4-18 Juli 2022 mendatang. Pemda akan mengevaluasi setelah dua minggu. Jika PMK mengalami peningkatan, kemungkinan besar penutupan pasar hewan akan diperpanjang 

Pejabat asal Kecamatan Kubu mengatakan, pendapatan dari pasar hewan per bulannya bisa mencapai puluhan juta.

Tiap pasar hewan dibuka dua kali seminggu sesuai pasaran.

Seandaainya dikalkulasi, seetiap pasar bisa beroperasi sekitar 10 kali dalam sebulan sesuai situasi kondisinya.

"Dari 3 pasar hewan yang ada, Pasar Bebandem dan Rubaya yang menyumbang pendapatan paling banyak.

Pengunjung yang datang bisa mencapai ratusan orang.

Dari Karangasem maupun luar Karangasem,"imbuh Santika, mantan Sekretaris BPKAD ini. 

Informasi di lapangan, tak hanya PAD yang hilang.

Omzet pedagang dan saudagar sapi juga mengalami penurunan, hingga ratusan juta secara keselurahan.

Mengingat 3 pasar hewan merupakan tempat transaksi jual beli ternak.

Pengunjung yang datang pun sampai ratusan orang. 

Untuk diketahui, pasar hewan di Karangasem ditutup sementara selama dua minggu.

Terhitung dari 4-18 Juli 2022 mendatang.

Pemda akan mengevaluasi setelah dua minggu.

Jika PMK mengalami peningkatan, kemungkinan besar penutupan pasar hewan akan diperpanjang. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved