Berita Gianyar
Masa Orientasi, KPPAD Bali Sayangkan Siswa Diangkut Truk
Para siswa didik baru tingkat SMP, saat ini memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dulu dikenal sebagai orientasi siswa.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Para siswa didik baru tingkat SMP, saat ini memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau dulu dikenal sebagai orientasi siswa.
Biasanya kegiatan dilakukan dalam bentuk aksi sosial.
Ada yang melakukannya di lingkungan sekolah, ada juga yang melakukannya di tempat yang jauh dari sekolah, sehingga dibutuhkan kendaraan pengangkut siswa.
Baca juga: Kijang Kotak Milik Pemkab Gianyar Diduga Dipretali, Ini Kata Bidang Aset Pemkab Gianyar
Komisioner KPPAD Bali, Kadek Ariasa, Jumat 15 Juli 2022 pun banyak melihat siswa yang mengikuti MPLS ini diangkut menggunakan truk, yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang dan material proyek.
Hal itu ditemukan di kawasan Kabupaten Gianyar.
"Kami temukan beberapa kali ada rombongan mobil truk angkutan barang dijadikan sebagai media transportasi para siswa yang menjadi bagian rangkaian kegiatan MPLS. Mungkin ini sebagai transportasi menuju kegiatan bakti sosial atau kegiatan lain di luar lingkungan sekolah," ujarnya.
Pihaknya menyayangkan hal tersebut.
Terlebih, pihaknya menemukan siswa yang duduk di penutup belakang truk.
Baca juga: Ditimpa Dahan Pohon, Anggota BPBD Gianyar Dilarikan ke Rumah Sakit
"Kami KPPAD Bali sangat menyayangkan pihak sekolah yang menggunakan mobil truk angkutan barang untuk angkutan para siswa,"
"Merujuk UU Perlindungan Anak, hal seperti ini tentu sebuah hal yang berpotensi menimbulkan kekerasan terhadap anak. Anak-anak kurang terawasi selama di jalanan dan tidak aman juga, terlebih ada ditemukan siswa yang duduk di bedang penutup belakang truk."
"Kalau terjadi pengereman mendadak dan sebagainya, tentu hal tersebut sangat membahayakan keselamatan anak," tandasnya.
Lebih disayangkan lagi, kata Ariasa, pihaknya tak melihat adanya guru atau orang dewasa yang mengawasi di dalam truk.
Baca juga: Sebuah Tiang Diduga Milik Provider Hampir Tumbang ke Jalan di Gianyar, Suamba: Kami Sudah Koordinasi
"Sebagaimana amanat UU Perlindungan Anak, kami mengimbau dan mengingatkan seluruh sekolah, kalau ada kegiatan pengenalan lingkungan luar sekolah yang membutuhkan transportasi massa, agar betul-betul memperhatikan aspek keamanan anak."
"Baik selama perjalanan maupun kegiatan agar tidak menjadi potensi membahayakan. Selain memperhatikan aspek kelayakan media transportasi tentunya yang sangat penting pengawasan," ujarnya. (*)
Berita lainnya di Berita Gianyar