Berita Denpasar

RSUD Wangaya Denpasar Buka Poliklinik Tradisional, Layani Akupuntur hingga Hipnoterapi

RSUD Wangaya Denpasar kini membuka layanan Poliklinik Tradisional Integrasi, layani akupuntur hingga hipnoterapi.

Tribun Bali/Putu Supartika
Pelayanan di Poliklinik Tradisional Integrasi di RSUD Wangaya, Senin 18 Juli 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - RSUD Wangaya Denpasar kini membuka layanan Poliklinik Tradisional Integrasi.

Poliklinik tradisional ini diluncurkan hari ini Senin, 18 Juli 2022 pagi.

Adapun tempat dari layanan ini yakni di Pavilliun Praja Amerta lantai dua.

Dirut RSUD Wangaya, AA Made Widiasa mengatakan pelayanan yang diberikan tediri dari pelayanan kesehatan tradisional integrasi (Yankestrad Integrasi) dan pelayanan wellness atau kebugaran.

Untuk pelayanan Yankestrad Integrasi terdiri atas akupuntur medis, akupresure, pijat baduta atau bawah dua tahun, serta hipnoterapi.

"Pelayanan wellness terdiri atas pelayanan pijat refleksi, pijat relaksasi, dan baby spa," kata Widiasa.

Untuk waktu pelayanan dari poliklinik tradisional ini delakukan setiap hari kerja.

Pada Senin hingga Jumat pukul 08.00 - 15.00 Wita.

Dalam memberikan layanan sudah disiapkan dua orang dokter spesialis untuk tenaga prana dan akupuntur.

Juga ada satu dokter umum akupuntur, dua perawat hipnoterapi dan akupuntur, satu bidan untuk wellness serta satu tenaga administrasi.

"Dalam pelaksanaannya, pelayanan kesehatan tradisional ini terintegrasi dengan pelayanan kesehatan konvensional baik, di pelayanan rawat jalan maupun rawat inap," katanya.

Sementara untuk alur pendaftarannya sama dengan alur pelayanan kesehatan konvensional dimana pasien melakukan pendaftaran di counter pendaftaran pasien dan kemudian ke poliklinik yang dituju.

Selanjutnya pasien akan diperiksa dan didiagnosis oleh dokter.

"Dokter nanti akan memberikan informasi pelayanan kepada pasien. Apabila setuju, maka akan ditangani. Kalau menolak maka dilanjutkan dengan pengobatan konvensional," katanya.

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan pelayanan poliklinik tradisional ini dikaksanakan sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 55 tahun 2019 tentang pelayanan kesehatan tradisional Bali.

"Ini bisa jadi solusi untuk meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Denpasar," katanya.

Pihaknya juga mengatakan dalam pelaksanaannya akan bekerja sama dengan Provinsi Bali. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved