Berita Negara
3.624 Ekor Sapi Sudah DIVAKSIN, Petugas Kesehatan Hewan Berjibaku Capai Lokasi
Petugas kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (keswan-kesmavet) Jembrana terus menggeber pelaksanaan vaksinasi PMK dan spraying desinfek
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Marianus Seran
TRIBUN BALI. COM NEGARA- Petugas kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (keswan-kesmavet) Jembrana terus menggeber pelaksanaan vaksinasi PMK dan spraying desinfektan, Rabu 20 Juli 2022.
Terbaru, sebanyak 3.624 ekor sapi sudah tervaksin di Gumi Makepung hingga kemarin.
Pelaksananya masih fokus di 5 titik wilayah yang tertarget sebelumnya.
Baca juga: Mafindo bersama Diskominfo Denpasar menggelar pelatihan Literasi Digital Anti Hoax
Kepala Bidang Keswan-Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi PMK serta pencegahan dengan spraying desi fektan terus dilakukan.
Untuk vaksinasi dilakukan dengan menyasar 5 wilayah tertarget sebelumnya.
"Kita terus lakukan untuk mencapai target vaksinasi. Sejak 7 Juli hingga kemarin, sudah ada 3.624 ekor sapi yang kita vaksinasi," katanya.
Menurutnya, para petugas harus berjibaku untuk mencapai wilayah sasaran.
Mengingat, sejumlah wilayah di pedesaan jangkauannya cukup jauh antara satu kandang ke kandang yang lainnya.
Sehingga perjuangan dari petugas vaksinasi ini sangat perlu diapresiasi.
"Kami sangat apresiasi para petugas yang lakukan vaksinasi.
Apalagi mereka bekerja dengan target waktu dan kuantitas juga.
Semoga semua petugas dalam keadaan sehat untuk melanjutkan tugasnya. Apalagi jumlah petugas kita sebenarnya cukup terbatas," ungkapnya.
Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Tabanan Sudah 50 Persen Dihuni Wisdom
Kemudian, kata dia, untuk proses spraying desinfektan juga melibatkan aparat gabungan seperti dari TNI dan Polri serta BPBD.
Diharapkan dengan kegiatan pencegahan tersebut bisa mengantisipasi penyebaran PMK di Kabupaten Jembrana.
"Semoga dengan giat rutin ini nantinya bisa mencegah terjadinya penyebaran virus yang menyerang hewan ekor empat ini," harapnya.(*)