Kebakaran di Jembrana

KERUGIAN Capai Puluhan Juta, Si Jago Merah Mengamuk di Kamar Suci dan Usaha Laundry

Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran bangunan kamar suci di Banjar Yeh Kuning, Desa/Kecamatan Pekutatan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.

ISTIMEWA
KEBAKARAN - Peristiwa kebakaran di Jembrana terjadi dua kali dalam sehari, Sabtu (30/8). Salah satunya adalah bangunan kamar suci milik warga di Desa/Kecamatan Pekutatan yang ludes diamuk si jago merah. 

TRIBUN-BALI.COM - Dua peristiwa kebakaran terjadi di Jembrana, Sabtu (30/8). Adalah kebakaran sebuah bangunan kamar suci milik warga Kecamatan Pekutatan dan usaha laundry di Kecamatan Negara.

Beruntungnya dua peristiwa tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan Juta. 

Menurut informasi yang diperoleh, kebakaran bangunan kamar suci di Banjar Yeh Kuning, Desa/Kecamatan Pekutatan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita.

Bermula dari pengurus rumah alias saksi yang sedang membersihkan halaman di kawasan rumah korban. 

Tak lama, ia justru mendengar suara ledakan dari dalam bangunan kamar suci atau TKP. Saksi lantas mengecek dan ternyata api sudah membesar di bangunan berukuran 5x6 meter tersebut.

Dia kemudian meminta tolong kepada warga sekitar untuk memadamkan api sembari menghubungi petugas Damkar Jembrana. 

Baca juga: JENAZAH Sumahwi Ditemukan di Trotoar, Sempat Keluhkan Tak Enak Badan Sebelum Tiba di Pelabuhan

Baca juga: KRITIK Sikap Kepolisian Terhadap Jurnalis Saat Demo, Minta Tindak Oknum Terlibat Tindakan Intimidasi

Regu Damkar Jembrana yang menerima laporan lantas datang ke lokasi. Mengingat lokasi yang jauh, empat armada yang diluncurkan tiba dalam waktu sekitar 30 menit. Setelah tiba di TKP, petugas perlu waktu sekitar 30 menit lagi untuk penanganan. 

"Penyebabnya (kebakaran) diduga karena adanya korsleting listrik di lokasi tersebut," kata Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja saat dikonfirmasi, Minggu (31/8). 

Dia melanjutkan, akibat peristiwa tersebut, selain bangunan juga menghanguskan sejumlah barang serta alat persembahyangan yang ada di lokasi. Mulai dari rak lemari, buku, tedung, wastra (kain), dulang, tempat banten atau bokoran dan lain sebagainya.

"Estimasi kerugiannya sekitar Rp50 Juta," sebutnya. Di tempat terpisah, peristiwa kebakaran juga terjadi pada sebuah usaha laundry atau tempat cuci pakaian di wilayah Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.55 Wita tersebut diduga dipicu karena kebocoran tabung gas LPG 3 kilogram.

Sebelum kejadian, pemilik usaha sedang menyetrika pakaian bersama seorang karyawannya. Tak disangka, tiba-tiba saja tabung gas di bawah tempat setrika tersebut justru bocor dan langsung mengeluarkan api.

Pemilik usaha dan karyawan panik. Salah satunya meminta tolong ke warga sekitar serta menghubungi Satpol PP Jembrana untuk penanganan. Sesampainya di lokasi, api dapat dipadamkan menggunakan pakaian laundry yang sudah dibasahi dengan air.

"Di lokasi kedua diduga disebabkan karena kebocoran tabung gas. Kami imbau, untuk usaha yang berpotensi mengalami hal serupa untuk tetap waspada dan hati-hati dan mulai belajar memadamkan api dengan alat seadanya untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi," imbaunya. (mpa)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved