Berita Klungkung
NGAKU Diajak Pria dan Wanita, Akhirnya Siswa di Dasar Jurang Berhasil Dievakuasi
Ia juga mengaku turun ke jurang sedalam 25 meter itu bersama dua orang wanita dan seorang pria.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Siswa yang terjebak di dasar jurang sedalam 25 meter, akhirnya berhasil dievakuasi.
CLS berusia 18 tahun, merupakan siswa kelas XII di Klungkung.
CLS berhasil dievakuasi, dari dasar jurang sedalam 40 meter di Jalan Hasanuddin, Lingkungan Besang, Kelurahan Semarapura Kaja, Klungkung.
Kejadian siswa terjebak di dasar jurang sedalam 25 meter ini terjadi pada 20 Juli 2022.
Tim gabungan yang terdiri dari basarnas, BPBD Klungkung, kepolisian dan TNI, terpaksa menurunkan seorang guru asuh untuk membujuk CLS agar bersedia dievakuasi.
Baca juga: BREAKINGNEWS! Siswa Terjebak di Jurang Sedalam 25 Meter Evakuasi Libatkan Guru Asuh
Baca juga: IBU BOCAH Telantar Diamankan Polsek Densel, Akui Kesal Karena Tidak Mau Tidur

Setelah berhasil dievakuasi, CLS tampak linglung dan kebingungan.
Ia juga mengaku turun ke jurang sedalam 25 meter itu bersama dua orang wanita dan seorang pria.
"Saya lupa saya turun dengan siapa, saya lapar pak," ungkap CLS ketika sudah berhasil dievakuasi.
CLS tidak mengalami cedera bearti, ia hanya mengaku kelaparan setelah terjebak sekitar 10 jam di dasar jurang sedalam 25 meter itu.
Hanya luka lecet di kaki kiri, dan kaki kirinya juga terkilir.
CLS langsung dibawa ke RSUD Klungkung.

Sementara itu, proses evakuasi terhadap CLS berlangsung cukup sulit.
Setelah berada di dasar jurang sedalam 25 meter, tim penyelamat dari Basarnas Bali justru dilempar batu oleh pemuda asal Jayapura tersebut.
Sehingga tim basarnas harus menurunkan guru asuh dari siswa itu, Gede Wiriana, untuk ikut melakukan evakuasi ke dasar jurang.
Atas bujukan dari Gede Wiriana, akhirnya CLS bersedia dievakuasi.