Berita Bali
IBU BOCAH TELANTAR Tidak Tahu Anaknya Akan Ditelantarkan, Ini Alasan Novi Diam Saja
Polresta Denpasar membahas mengenai kasus penganiayaan, dan penelantaran anak berinisial NY. Novi mengaku tidak berani melawan, karena dia jugadipukul
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Polresta Denpasar menggelar konferensi pers pada Jumat, 22 Juli 2022, pukul 11.30 WITA.
Polresta Denpasar membahas mengenai kasus penganiayaan, dan penelantaran anak berinisial NY.
Pada giat itu Kapolresta Denpasar, Kombes Bambang Yugo Pamungkas, bersama aparat menjelaskan secara rinci menjelaskan kronologi kasus dan penangkapan kedua pelaku, yakni Jo dan Novi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Pada Selasa, 19 Juli 2022, sekitar pukul 00.00 WITA, tersangka Jo melakukan kekerasan terhadap korban bocah telantar.
Sedangkan tersangka Novi hanya membiarkan tersangka Jo, melakukan kekerasan tersebut dan hanya menonton.
Selanjutnya Sekitar pukul 05.00 WITA, kedua tersangka membawa korban ke Jl. Bedugul serta meninggalkannya di depan kios massage sampai ditemukan warga sekitar pukul 07.15 WITA.
Baca juga: IBU BOCAH TELANTAR Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka Bersama Kekasihnya Jo
Baca juga: ISAK TANGIS BOCAH TELANTAR Dini Hari di Kos, Ini Kata Pemilik Kos Jo dan Novi

Hasil visum menyebutkan korban mengalami lebam di pipi kanan dan kiri, akibat ditampar oleh pelaku.
Rambut belakang lepas karena dijambak, luka gigitan di payudara sebelah kanan.
Luka memar pada bagian perut dan selangkangan, kemudian luka patah tulang pada paha bagian kanan.
Ketika sesi tanya jawab, media pun bertanya mengapa ibu korban bocah telantar (Novi) membiarkan begitu saja anak kandungnya dianiaya.
Dan hanya menonton saja.
Novi menjawab ia diancam.
“Karena kalau saya bela anak saya, nanti dia (Jo) pukul tambah menjadi jadi,” jawab Novi kepada media.
Namun ia mengaku, bahwa ia mengetahui penganiayaan tersebut terjadi.