Berita Karangasem
Kebanjiran Pesanan, Pengrajin Speedboat Spon Eva Ditutup Sementara
pengrajin speedboat spon eva menuutup sementara pemesanannya karena kewalahan layani pemesan bulan sebelumnya.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
Tergantung ukuran panjang dan lebar.
Kalau seandainya speedboat berukuran mini harganya mencapai 5 juta ke atas.
Untuk speedboat berukuran sekitar 7 - 8 meter yang berisi mesin, tempat duduk, dan alat bisa capai puluhan juta.
Untuk diketahui, speedboat spon eva terbuat dari spon dengan kerangka kayu.
Ide Sahnun membuat speedboat berbahan spon muncul 2017, setelah Gunung Agung berstatus awas.
Kemudian Sahnun mencoba meproduksi. Pria asli Ujung Pesisi, buat tanpa pengetahuan siapapun.
"Saya hobi mancing di laut. Biasanya saya pakai sampan kayu saat memancing dan itu cukup ribet. Akhirnya muncul ide meembuat kapal lebih simpel untuk mancing. Saat itu saya lihat tempat ikan (tongkol) berbahan spon. Dari sana muncul ide buat speedboat," tambah Sahnun.
Awalnya pria 2 anak ini iseng buat speedboat spon eva berukuran sekitar 3 x 1.40 meter.
Proses pembuatan dilakukan dilantai atas karena belum percaya diri, alias malu dengan tetangga.
Pembuatan dilakukaan sekitar seminggu, setelah itu langsung di uji cobakan di muara sungai.
"Setelah selesai buat speedboat laangsung di uji coba. Anak - anak bebas memakainya di sungai. Setelah itu langsung diuji coba dilaut. Ternyata spon eva kuat untuk beberapa tahun. Akhirnya saya PD buat speedboat berbahan spon. Ini penemuan pertama di Indonesia," aku Sahnun, spaannya
Sanusi memasarkan temuannya ke pasar online awal 2018. Lewat facebook, market place, dan di komunitas pemancing mania. Respon pemancing cukup positive.
Beberapa orang memesan speedboat spon eva brukuran mini. Harganya bervariatif, tergantung ukuran dan jenis speedboat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/mxc-zc-zxc-xmccccc.jpg)