Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Kebanjiran Pesanan, Pengrajin Speedboat Spon Eva Ditutup Sementara

pengrajin speedboat spon eva menuutup sementara pemesanannya karena kewalahan layani pemesan bulan sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Pesanan speedboat spon eva yang masih dikerjakan di Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Senin (25/7/2022). 

TRIBUN BALI.COM, AMLAPURA - Speedboat Spon Eva mulai dikenal banyak orang.

Permintaan per bulan terus mengalami peningkatan.

Saking banyaknya, pengrajin speedboat spon eva menuutup sementara pemesanannya karena kewalahan layani pemesan bulan sebelumnya.

Sahnun, pengrajin Speedboat Spon, mengatakan, pemesanan Speedboat Spon Eva dibatasi karena tingginya permintaan.

Pesanan speedboat spon eva yang masih dikerjakan di Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Senin (25/7/2022).
Pesanan speedboat spon eva yang masih dikerjakan di Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Senin (25/7/2022). (istimewa)

Pe rbulan hanya melayani sekitar 5 unit speedboat yang trbuat dari spon eva.

Apalagi pekerjaan sebelumnya belum tuntas keseluruhan.

Terutama pesanan dari NTB.

"Alhamdulillah permintaan (speedboat spon eva) meningkat. Saya ini kewalahan mngatasinya. Apalagi tukang profesional saya cuma 4 orang. Ditambah buruh yang baru magang, dan belajar buat speedboat,"kta Sahnun, Senin 25 Juli 2022 siang.

Satu speedboat spon eva bisa dituntaskan selama 10 - 15 hari.

Itu hrus dikerjakan secara bersama.

Pemesannya dari beberapa daerah di Indonesia.

Seperti dari Pulau Kalimantan, Sumatra, Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Aceh dan Papua belum dilayani karena jaraknya jauh.

"Sekarang kita sudah stop pemesanan sementara. Sekarang pegawai memprioritaskan pesanan dari Lombok 10 unit, Madura, serta Makassar. Setelah semua tuntas, baru akan dibuka pesanan baru. Untuk bahannya speedboat aman. Yang jadi masalah itu tukangnya sedikit," imbuhnya.

Harga speedboat spon eva bervariatif per unitnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved