Berita Jembrana

Rumah Made Ronde dan Widarsa Tertimpa Tanah Longsor, Ini Kabar Penghuninya

Sebelum kejadian tanah longsor, salah satu penghuni rumah justru mendengar suara gemuruh yang menandakan pergerakan longsor di Desa Medewi.

Polsek Pekutatan
Sebelum kejadian tanah longsor, salah satu penghuni rumah justru mendengar suara gemuruh yang menandakan pergerakan longsor. Seketika mereka langsung membangunkan seisi rumah untuk mencari tempat aman. Kemudian, setelah kejadian tanah longsor tersebut, dua rumah masing-masing milik Made Ronde (56) dan I Made Widarsa (57). Rumah milik Made Ronde mengalami kerusakan parah, pada bangunan dapur dan perabotan rumah tangganya. Serta kerusakan parah dan jebol pada senderan pagar rumah dengan panjang kurang lebih 3,5 meter. Kemudian rumah Made Widarsa mengalami kerusakan parah pada kamar tidurnya. "Kejadiannya dini hari tadi. Ketika kejadian semua penghuni rumah ada di dalam rumahnya," kata Kapolsek Pekutatan, AKP I Wayan Swastika saat dikonfirmasi, Rabu 3 Agustus 2022. 

TRIBUN-BALI.COM - Tragedi bencana alam peristiwa tanah longsor, menimpa dua buah rumah warga di Pangkung Slepa, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Rabu 3 Agustus 2022 dini hari.

Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebab penghuni rumah berhasil kabur, ketika peristiwa tanah longsor itu terjadi.

Namun, dari kejadian tanah longsor tersebut kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Menurut informasi yang diperoleh, bencana alam kejadian tanah longsor yang menimpa rumah warga itu, terjadi sekitar pukul 04.00 WITA dini hari.

Saat itu, para penghuni rumah sedang dalam kondisi tertidur.

Baca juga: Candi Bentar NYARIS TERGERUS, Senderan Pura Manik Mas  Klungkung Longsor

Baca juga: PROSPEK EKONOMI Indonesia Makin Optimistis, Ini Strategi Pemerintah Dukung Percepatan

Kondisi rumah warga yang tertimpa peristiwa tanah longsor di Banjar Pangkung Slepa, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Rabu 3 Agustus 2022.
Kondisi rumah warga yang tertimpa peristiwa tanah longsor di Banjar Pangkung Slepa, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana, Rabu 3 Agustus 2022. (Foto Polsek Pekutatan)

Sebelum kejadian tanah longsor, salah satu penghuni rumah justru mendengar suara gemuruh yang menandakan pergerakan longsor.

Seketika mereka langsung membangunkan seisi rumah untuk mencari tempat aman.

Kemudian, setelah kejadian tanah longsor tersebut, dua rumah masing-masing milik Made Ronde (56) dan I Made Widarsa (57).

Rumah milik Made Ronde mengalami kerusakan parah, pada bangunan dapur dan perabotan rumah tangganya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved