Berita Badung
KABAR BURUK Ihwal PMK Tak Pengaruhi Wisman Australia, 4.000 Lebih Sudah ke Bali
Diakui, kabar buruk tentang Bali dipaparkan Senator Australia yang menyatakan Bali banyak kotoran sapi itu sejatinya tidak benar.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM - PMK menjadi kabar buruk yang menghantui selama ini, baik di Indonesia maupun di Bali.
Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini, menjadi ancaman bagi hewan ternak.
Ternyata kabar adanya PMK ini, menjadi atensi negara luar khususnya bagi kedatangan wisman alias wisatawan mancanegara.
Namun ternyata, fakta di lapangan PMK tidak terlalu memengaruhi kedatangan wisman.
Kunjungan wisman, tidak dibuat surut datang ke Bali.
Meski Bali diterpa kabar buruk, karena kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini.
Bahkan sampai saat ini, tercatat ada sebanyak 9.200 wisman yang datang ke Bali.
Menurut informasi yang didapat, dari 9.000 lebih wisman yang datang, sebanyak 4.000 lebih wisman berasal dari negara Australia.
Hal itu mengingat negara Australia yang sangat dekat dengan Bali.
Serta warga Australia sejak dahulu kala, memang menganggap Bali sebagai rumah kedua.
Baca juga: MENPAREKRAF Sandiaga Uno Targetkan 1,5 Juta WISMAN Berkualitas Berwisata di Bali
Baca juga: ASIK! Maskapai Virgin Australia Kembali Terbang, 48.000 Wisman Ausie Masuk BALI

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabuten Badung, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya, pun tak menampik hal tersebut.
Pihaknya mengaku meski diguncang isu yang tidak sedap.
Namun Bali masih menjadi primadona kunjungan wisman khususnya Australia.
"Kalau menurut saya, tidak memengaruhi adanya kabar buruk yang menjelekkan Bali.
Terkait penyebaran virus PMK.