Berita Bali

MENPAREKRAF Sandiaga Uno Targetkan 1,5 Juta WISMAN Berkualitas Berwisata di Bali 

Menparekraf Sandiaga menargetkan 1,5 juta wisman berkualitas ke Bali. Dengan spending money tinggi dan lama tinggal tidak sebentar.

Pixabay/JESHOOTS
ilustrasi turis di bandara_Menpar Sandiaga 1,5 wisman berkualitas ke Bali tahun ini. 

TRIBUN-BALI.COM - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menargetkan 1,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkualitas datang ke Bali. 

Kualitas yang dimaksud Menparekraf Sandiaga, yakni dengan tingkat pengeluaran tinggi.

Dan masa berkunjung yang panjang untuk berwisata di Bali.

Ini sebagai upaya membangkitkan ekonomi Bali, dan membuka lapangan kerja di Pulau Dewata.

Baca juga: PARIWISATA BALI Bangkit, Hadirnya Bali & Beyond Travel Fair Diapresiasi APPMB

Baca juga: ASIK! Maskapai Virgin Australia Kembali Terbang, 48.000 Wisman Ausie Masuk BALI

ilustrasi turis di bandara_Menpar Sandiaga 1,5 wisman berkualitas ke Bali tahun ini.
ilustrasi turis di bandara_Menpar Sandiaga 1,5 wisman berkualitas ke Bali tahun ini. (Pixabay/JESHOOTS)

Hal itu disampaikan Menparekraf Sandiaga usai membuka Rapat Kerja Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Bali, di Kantor Bank Indonesia (BI), Denpasar, Senin 20 Juni 2022 malam.

Ia menjelaskan, di tengah pemulihan ekonomi yang penuh tantangan ini.

Dan ada pula ancaman krisis pangan.

Serta krisis energi di tengah masyarakat, yang mengalami tekanan selama pandemi.

Maka kebangkitan ekonomi di Bali ini, menjadi hal prioritas bagi pemerintah.

Baca juga: WISATA Bali Mulai Bangkit, 700 Wisman Menyeberang ke Lombok dari Padang Bai

Baca juga: ASIK! Maskapai Virgin Australia Kembali Terbang, 48.000 Wisman Ausie Masuk BALI

Gubernur Koster saat menyambut wisman dari Australia di Bandara Ngurah Rai.
Gubernur Koster saat menyambut wisman dari Australia di Bandara Ngurah Rai. (ist)

“Kami tadi menyinkronisasi atau menyelaraskan, beberapa rencana promosi ke depan.

Karena Bali masih menjadi top of mind wisman.

Dengan era ekonomi baru, melalui digital marketing dan sebagainya.

Maka perlu inovasi pada pola-pola kita ber promosi,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Lanjutnya, langkah untuk menyelaraskan di tengah menurunnya anggaran ber promosi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved