Oleh oleh Bali

Oleh-oleh Bali, Udeng Ikat Kepala Khas Bali dengan Aneka Motif Mulai Dari Rp 25 Ribuan

Oleh-oleh Bali Udeng, Ikat Kepala khas Bali dengan Aneka Motif Mulai Dari Rp 25 Ribuan

Tribunnewswiki
Oleh-oleh Bali Udeng, Ikat Kepala khas Bali dengan Aneka Motif Mulai Dari Rp 25 Ribuan 

TRIBUN-BALI.COM – Oleh-oleh khas bali bukan hanya makanannya saja yang diminati oleh wisatawan, bahkan baju adat bali juga aksesorisnya selalu di minati.

Salah satunya yakni, Udeng.
Udeng merupakan ikat kepala khas dari Bali, biasanya digunakaan saat seorang laki-laki sedang menjalankan berbagai upacara atau kegiatan di masyarakat.

Tak hanya oleh laki-laki, Udeng juga bisa dipakai oleh kaum perempuan sebagai aksesoris atau oleh-oleh saat berlibur ke Bali.

Udeng mudah sekali dijumpai diberbagai pusat oleh-oleh Bali.

Orang-orang dari kalangan bangsawan sampai orang biasa, anak-anak hingga sesepuh bisa memakai udeng.

Bahan dasar Udeng adalah kain dengan ukuran panjang sekitar setengah meter.

Bebentuk asimetris bilateral dengan sisi sebelah kanan lebih tinggi ketimbang sisi kirinya.

Filosofi dari bentuk asimetris tersebut yakni, bermakna bahwa setiap orang selalu berusaha melakukan kebajikan.

 
Untuk pembuatan udeng memerlukan keahlian tersendiri, karena umumnya produksi udeng berada di daerah-daerah tertentu saja.

Selanjutnya, Perajin udeng dan kerajinan-kerajinan berbahan kain lainnya banyak dijumpai di daerah Karangasem.

Salah satu desa yang terkenal sebagai sentra kerajinan udeng adalah Desa Sidemen.

Warna dan motif udeng juga sudah memiliki banyak macam mulai dari polos, ornamen metalik, corak batik, serta corak lain yang lebih modern.

Harga udeng juga terjangkau mulai dari Rp 25 ribu, tergantung motif kain dan bahan kainnya.

Halaman
12
Sumber: TribunnewsWiki
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved