Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

KECELAKAAN Kerja Saat Antar Penumpang, Gede Ardi Dapat Santunan JKK

BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, serahkan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada Gede Ardi Rizaldi.

ist
BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, serahkan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada Gede Ardi Rizaldi. Gede Ardi merupakan mitra ojek online, yang mengalami kecelakaan kerja pada saat mengantar penumpang pada tanggal 3 Agustus 2022, tepatnya pukul 02.10 WITA di Jalan Raya Sesetan. Pada saat melintas di Jalan Sesetan, tiba-tiba ada anjing yang menyeberang jalan. Sehingga Gede Ardi menabrak anjing tersebut, lalu terjatuh. Saat ini Gede Ardi masih dirawat di RSUP Sanglah Denpasar 

Menurut Opik, pihaknya memang fokus untuk memaksimalkan dan mengoptimalisasi cakupan kepesertaan.

Agar semua pekerja dapat memeroleh perlindungan, terlebih untuk sektor bukan penerima upah.

"Jadi, terus-menerus dilakukan untuk sosialisasi. Fokus utamanya adalah tenaga kerja yang bergerak di sektor informal. Salah satunya mitra Gojek," ucap Opik.

BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, serahkan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada Gede Ardi Rizaldi.

Gede Ardi merupakan mitra ojek online, yang mengalami kecelakaan kerja pada saat mengantar penumpang pada tanggal 3 Agustus 2022, tepatnya pukul 02.10 WITA di Jalan Raya Sesetan.

Pada saat melintas di Jalan Sesetan, tiba-tiba ada anjing yang menyeberang jalan.

Sehingga Gede Ardi menabrak anjing tersebut, lalu terjatuh.

Saat ini Gede Ardi masih dirawat di RSUP Sanglah Denpasar
BPJamsostek Cabang Bali Denpasar, serahkan santunan jaminan kecelakaan kerja (JKK) kepada Gede Ardi Rizaldi. Gede Ardi merupakan mitra ojek online, yang mengalami kecelakaan kerja pada saat mengantar penumpang pada tanggal 3 Agustus 2022, tepatnya pukul 02.10 WITA di Jalan Raya Sesetan. Pada saat melintas di Jalan Sesetan, tiba-tiba ada anjing yang menyeberang jalan. Sehingga Gede Ardi menabrak anjing tersebut, lalu terjatuh. Saat ini Gede Ardi masih dirawat di RSUP Sanglah Denpasar (ist)

"Seluruh pekerja harus sadar akan manfaat dari masing-masing program BPJamsostek.

Resiko kita tidak pernah ada yang tahu kapan dan dimana akan terjadi, langkah preventif wajib dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.

Salah satunya yaitu dengan melindungi diri kita," katanya.

BPJamsostek, lanjut dia, juga senantiasa memberikan pemahaman dan mengubah pola pkir masyarakat bahwa dengan menjadi peserta BPJamsostek jangan dilihat sebagai beban biaya, tetapi lebih pada manfaatnya.

Ia berharap keberlanjutan pembayaran iuran dapat dijaga, sehingga tidak ada peserta yang tidak mendapatkan perlindungan karena masa kepesertaannya tidak aktif," ungkapnya.

Pihaknya pun rutin mensosialisasikan mengenai manfaat program BPJamsostek, khususnya bagi tenaga informal agar dapat terlindungi dari berbagai resiko pekerjaannya.

Ia juga mendorong bagi pemberi kerja baik swasta, maupun pemerintah daerah yang mempekerjakan tenaga non-ASN agar dapat mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJamsostek. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved