Berita Klungkung

Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK

Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung. Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK di Klungkung.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung. Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK di Klungkung. 

SEMARAPURA,TRIBUNBALI- Dinas Pertanian mengusulkan sapi yang dipotong bersyarat di Klungkung, untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

Sejak pertama kali PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) muncul di Klungkung, ada 2 ekor sapi yang harus dipotong bersyarat karena diduga terinfeksi PMK.

"Kami sudah buat usulan agar sapi yang dipotong bersyarat di Klungkung terkait PMK bisa dapat bantuan. Nanti usulan itu biar diverifikasi di provinsi, dan verifikasi di pusat.

Nantinya dapat atau tidak (bantuan), itu dari pemerintah pusat. Tapi kami sudah ajukan usulan," ujar Kepala Dinas Pertanian Klungkung, Ida Bagus Juanida, Kamis 25 Agustus 2022.

Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung. Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK di Klungkung.
Vaksinasi PMK terhadap ternak di Klungkung. Dinas Pertanian Usulkan Bantuan Untuk Sapi Dipotong Bersyarat Akibat PMK di Klungkung. (istimewa)

Ia menuturkan, sejak kasus PMK pertama kali ditemukan di Klungkung, ada 2 ekor sapi yang harus dilakukan pemotongan bersyarat. Sapi tersebut merupakan induk dan anakan, yang dipotong karena ada indikasi terinfeksi PMK.

"Hanya dua yang di Klungkung dipotong bersyarat, dan semoga hanya dua itu saja. Dua itu juga yang kami usulkan untuk terima bantuan,"terangnya.

Ia pun tidak mengetahui berapa nominal yang didapat warga, jika nantinya usulan dari Dinas Pertanian Klungkung itu disetujui. Tapi berdasarkan bantuan yang diterima peternak di Badung dan di Buleleng, nilai yang didapat Rp10 juta per ekor.

"Kami tidak berani pastikan berapa dapatnya. Apakah nilainya sama antara induk dan godel (anakan)," jelasnya

Tapi ia menegaskan, bantuan ini bukanlah sebagai bentuk ganti rugi. Tapi bantuan agar warga bisa kembali pelihara sapi setelah ternak mereka dipotong bersyarat.

"Ternak warga yang dipotong bersyarat nilainya bisa mencapai Rp15 juta sampai Rp25 juta. Pemerintah pusat menegaskan bantuan ini bukan ganti rugi, tapi bantuan agar warga bisa lagi pelihara sapi setelah ternak mereka dipotong bersyarat," ungkap Juanida. (mit)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved