Berita Buleleng

Bulan Imunisasi Anak Nasional Sasar 3.500 Orang

BIAN telah dilaksanakan oleh pihaknya sejak Juli kemarin, namun per 24 Agustus kemarin, progresnya baru mencapai 28.13 persen.

TB/Istimewa
Dinas Kesehatan Buleleng tahun ini tengah melakukan imunisasi untuk anak. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Kesehatan Buleleng tahun ini tengah melakukan imunisasi untuk anak.

Salah satunya dengan menyebar tim imunisasi ke sekolah-sekolah dan posyandu.

Imunisasi ditargetkan menyasar pada 3.500 anak di Buleleng.

Kepala Dinas Kesehatan Buleleng, dr Sucipto mengatakan, imunisasi ini merupakan program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dari Kementerian Kesehatan, sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit.

Dinas Kesehatan Buleleng tahun ini tengah melakukan imunisasi untuk anak.
Dinas Kesehatan Buleleng tahun ini tengah melakukan imunisasi untuk anak. (TB/Istimewa)

BIAN telah dilaksanakan oleh pihaknya sejak Juli kemarin, namun per 24 Agustus kemarin, progresnya baru mencapai 28.13 persen.

Imunsiasi yang diberikan ini kata Sucipto bermacam-macam. Seperti OPV dan IPV untuk mencegah polio, dengan target sasaran 885 orang, DPT-HB-HiB untuk mencegah difetri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia hingga meningitis dengan target sasaran 806 orang, MR untuk mencegah campak dan rubella dengan target 1.699 orang, DT dan TD untuk mencegah difteri dengan target sasaran 110 orang.

Sucipto menyebut, BIAN merupakan imunisasi tambahan, dari imunsiasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Imunisasi ini sempat terhenti pemberiannya karena sebelumnya fokus pada penanganan dan pemberian vaksin Covid-19. Untuk itu, BIAN kembali dilaksanakan oleh pihaknya, dengan menyasar pada sekolah-sekolah seperti sekolah play group, TK hingga Sekolah Dasar (SD). "Untuk SD, sasarannya itu siswa kelas I, II dan V. Jadwalnya ditentukan di masing-masing sekolah. Selain di sekolah, imunisasi juga dilaksanakan di Posyandu atau puskemas," terangnya.

Sucipto pun tidak menampik, hingga 24 Agustus kemarin, progres imunisasi ini baru mencapai 28.13 persen. Hal ini terjadi sebab imunisasi dilakukan dengan mengikuti jadwal dan kesiapan sekolah masing-masing. Namun demikian, imunisasi ini ditargetkan tuntas diberikan hingga akhir September nanti.

Disinggung terkait stok vaksin, Sucipto menyebut mengingat imunisasi ini program dari Kemenkes, maka vaksin didatangkan dari pusat, lalu didistribusikan ke kabupaten lewat Dinkes Bali, sesuai dengan kebutuhan dan jumlah sasaran. "Stok vaksin aman, karena ini progran pusat," terangnya.

Sucipto pun berharap, imunisasi ini bisa diberikan seluruhnya kepada anak sesuai dengan target yang ditentukan. Sehingga terbentuk herd imunity, dan mencegah dari penyakit-penyakit tertentu. (rtu)

Foto: Istimewa/ Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Buleleng. Ditargetkan 3.500 anak di Buleleng diberikan imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit pada tahun ini.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved