Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Penebasan di Buleleng

ASTAGA! Bule Inggris Tebas Petugas Resort di Pejarakan, Aksi AM Diduga dalam Pengaruh Alkohol

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, mengungkapkan walaupun terduga pelaku telah diamankan, polisi belum tahu apa motif penyerangan tersebut.

Tayang:
Istimewa
PELAKU - AM, bule Inggris pelaku penebasan di salah satu resort Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, saat diamankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Rabu (6/5/2026). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Satreskrim Polres Buleleng telah menangkap AM, seorang bule Inggris yang melakukan penganiayaan terhadap pegawai front office, salah satu resort di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Buleleng. Dugaan sementara, penganiayaan itu dipicu minuman beralkohol. 

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, mengungkapkan walaupun terduga pelaku telah diamankan, polisi belum tahu apa motif penyerangan tersebut. Sebab belum dilakukan pemeriksaan terhadap AM, karena yang bersangkutan diduga masih dalam pengaruh minuman beralkohol. 

"Yang bersangkutan bau alkohol dan bicaranya ngelantur dalam Bahasa Inggris. Sehingga semalam belum bisa kita interogasi. Rencana nanti kalau dia sudah sadar betul-betul, baru kita tanyakan. Dengan demikian tidak ada statement yang berubah-ubah," ujarnya dikonfirmasi Rabu (6/5/2026).

Baca juga: KASUS Penebasan di Ketewel Dipicu Hal Sepele, Kata Dihatimu Nyaris Saja Merenggut Nyawa Agung Anom

Baca juga: NYEPI Mencekam di Buleleng, Harusnya Hening Malah Terjadi Aksi Penebasan Dipicu Minum Miras Bersama

Sementara dari keterangan saksi-saksi di resort, lanjutnya, malam itu AM datang ke resort. Namun tidak jelas apa tujuannya, apakah untuk menginap atau hanya mengunjungi cafe/restoran. 

"Menurut keterangan satpam resort, yang bersangkutan diduga mabuk karena ngelantur. Sampai akhirnya AM diarahkan ke tempat parkir," ucapnya. 

Di tempat parkir itu, AM didatangi oleh seorang petugas front office (FO) resort berinisial IBP hingga terjadi perdebatan. Namun polisi belum mengetahui perdebatan itu, mengingat korban saat ini masih dalam perawatan intensif akibat luka tebas. 

"Jadi belum ada keterangan yang fix nih, dugaan saja. Namun di CCTV terlihat jika pelaku melakukan penganiayaan dengan senjata tajam hingga menyebabkan korban luka-luka," ungkapnya.

Mengenai penangkapan AM di Gilimanuk, menurut kapolres ini merupakan gerak cepat anggota kepolisian dalam menindaklanjuti informasi dari masyarakat.  

"Kita belum tahu dia ke arah Gilimanuk untuk apa, apakah memang mau menyeberang atau mau hanya datang terus balik lagi kan gitu, belum tahu. Untuk jelasnya nanti akan kita sampaikan," imbuh dia. 

Dalam rekaman akhir CCTV, terlihat ada seseorang yang melompat ke arah kap depan mobil. Mengenai hal ini, kapolres mengatakan, itu bukan ditabrak melainkan upaya security untuk menghalangi jalannya mobil. 

"Menurut keterangan manajer resort, itu security sengaja menghalangi jalannya mobil dengan melompat ke atas kap," jelasnya. Hingga kini proses pemeriksaan masih berlangsung.

Sejumlah pihak dari resort sedang dimintai keterangan oleh Satreskrim Polres Buleleng. Meliputi security dan dua saksi lainnya. "Kami juga masih menunggu kondisi kesehatan korban untuk dimintai keterangan, termasuk juga pelaku," tandasnya. 

Untuk akibat tebasan yang dilakukan AM, petugas FO mengalami luka robek di bagian mata kiri, dagu serta punggung tangan tepatnya di jari kelingking. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan di rujuk ke RS Prof Ngoerah Denpasar. (mer)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved