Berita Klungkung

BLT BBM Rp600 Ribu Akan Disalurkan ke 8000 Lebih Masyarakat di Klungkung

Sebanyak 8000 lebih masyarakat Klungkan akan menerima Bansos BLT BBM Rp600 ribu

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Tribun-Bali.com / Eka Mita Suputra
Antrean penerima BLT di Kantor Pos Klungkung beberapa waktu lalu 

Lebih lanjut, Risma menyarankan kepada masyarakat untuk segera melakukan pengecekan lewat Aplikasi Cek Bansos. Lalu masuk ke usul sanggah.

Jika calon penerima manfaat dinyatakan berhak menerima bansos, Kemensos akan memproses pendamping dan setiap bulan pihaknya rutin rapat bersama aparat penegak hukum (APH) seperti Kejagung, KPK, BPKP, Bareskrim Polri untuk melakukan pengecekan.

Apabila datanya betul, Kemensos akan cek rumah calon penerima manfaat dan akan mengusulkan datanya ke pemerintah daerah.

“Kami selalu memutakhirkan data setiap bulan. Sesuai dengan UU Penanganan Fakir Miskin verifikasi dan validasi data dilakukan oleh daerah, lalu ada pemadanan di Dukcapil, kemudian Pemda mengusulkan ke kami untuk selanjutnya kami tetapkan. Jadi, saya membuat keputusan menteri terkait pembaharuan data ini setiap bulan setelah menerima usulan dari daerah,” ujar Mensos Risma.

BLT BBM Tersalurkan di 445 Kota/Kabupaten

Dalam pendistribusiannya, hingga hari ini, Kemensos telah mentransfer pembayaran BLT BBM ke PT Pos Indonesia sebesar Rp 1,79 Triliun untuk 445 Kabupaten/Kota.

Selain itu, hari ini rencananya pihak Kemensos juga akan melakukan pembayaran BLT BBM di 514 Kabupaten/Kota.

Baca juga: TAK Terima BLT BBM Rp600 Ribu? Bisa Usulkan Lewat Aplikasi Cek Bansos, Mensos: Harus Kita Verifikasi

Kemensos juga terus berkoordinasi dengan PT Pos untuk penyaluran ke daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan perjalanan darat.

Mensos Risma mengakui bahwa bantuan yang diberikan pemerintah sudah cukup besar. Artinya, diharapkan memang bisa mengakomodir kenaikan kenaikan harga yang selama ini terjadi di masyarakat.

Namun, seandainya ada penerima manfaat yang berhak, namun dia tidak punya KTP atau kartu lainnya untuk akses itu, Kemensos akan bekerja sama dengan Dukcapil Kementerian Dalam Negeri untuk membuat mereka supaya mempunyai data kependudukan sehingga mereka bisa mengakses bantuan bantuan-bantuan yang diberikan oleh pemerintah.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved