Berita Badung
Jadi Buruh Bangunan dan Miliki Empat Anak, Made Mahardika Gunakan BLT BBM untuk Kebutuhan Harian
Made Mahardika merasa bersyukur bisa mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serangkaian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Pria asal Banja
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Marianus Seran
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Made Mahardika merasa bersyukur bisa mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serangkaian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Pria asal Banjar Pasaren, Desa Sibang Kaja, Abiansemal Badung itu pun mengaku mendapat informasi pencairan BLT BBM pada Rabu 7 September 2022 kemarin.
Dirinya mengaku bantuan tersebut sangat membantu di tengah dirinya kini memiliki anak yang masih bayi.
Pasalnya sebagai buruh bangunan, gaji yang diterimanya hanya cukup untuk makan.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini, dan akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat ditemui pada kegiatan pencairan BLT BBM di Wantilan Pura Dalem Srijati, Sibang Gede Kamis 8 September 2022.
Dirinya mengaku, biasanya memang kerap mendapat bantuan dari pemerintah yang disalurkan desa.
Sebelumnya pria yang sedikit malu saat dimintai keterangan itu mengaku tercatat mendapatkan Bantuan Non Tunai.
“Kalau dulu saya mendapatkan beras. Hanya saja yang tercatat disini adalah istri saya yakni Nur Falida,” ucapnya
Diakui, satu Kepala Keluarga (KK) hanya satu orang yang mendapatkan bantuan.
Sehingga dirinya bersyukur nama istrinya muncul sebagai penerima BLT BBM tersebut.
Baca juga: SAMBO Bisa Jadi Ancaman Besar Timnas Indonesia vs Curacao, Shin Tae-Yong Baru Panggil 2 Nama
“Sebenarnya istri saya yang mendapatkan bantuannya. Karena saya punya anak masih bayi jadi saya yang mewakili,” jelasnya.
Sementara disisi lain, Made Warta warga Banjar Undagi, Desa Mambal yang juga mengantre untuk menerima BLT BBM mengaku dirinya menunggu untuk mengambil BLT yang diterima sang istri yakni Made Suarmini.
“Saya mengambilkan punya istri saya. Saat ini istri saya lagi pulang ke karangasem karena ada upacara agama,” tegasnya.
Diakui, penerimaan BLT BBM bisa diwakilkan, dengan syarat yang mengambil membawa KK dan KTP asli. Kendati demikian pihak panitia atau PT Pos Indonesia juga akan melakukan verifikasi untuk memastikan penerima yang yang mengambilnya.