Berita Bali

BREAKING NEWS Suasana Ground Breaking Tol Jagat Kerthi Mengwi-Gilimanuk oleh Menteri PUPR

Ground Breaking Tol Mengwi-Gilimanuk berlangsung hari ini 10 September 2022 bersamaan dengan upacara nasarin serta ground breaking oleh Menteri PUPR.

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Suasana kedatangan Menteri PUPR dan Gubernur Bali untuk menghadiri acara Ground Breaking Tol Jagat Kerthi Mengwi-Gilimanuk. 

Semula perencanaan pembangunan Tol tersebut akan dimulai pada tahap pembangunan fisik di Tahun 2023.

Namun Presiden RI memerintahkan Menteri PU agar pada bulan September 2022 ini sudah dilangsungkan ground breaking

Sebelumnya diberitakan Tribun Bali pada 8 Maret 2022, Mega Proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk telah melalui tahap sosialisasi dan konsultasi publik hingga tahap 3.

Di Tabanan, seluruh tahapan tersebut sudah dilaksanakan oleh Pemkab Tabanan dan Pemerintah Provinsi Bali.

Total ada 7 Kecamatan yang akan dilalui jalan tol ini dengan panjang sekitar 97 Kilometer lebih.

Kemudian, tahap penetapan lokasi (penlok) dan selanjutnya akan dilaksanakan oleh Satgas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Tabanan, I Wayan Sudarya mengungkapkan untuk tugas dari Pemkab Tabanan mengenai proyek Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk telah selesai.

Tugas yang dimaksud adalah tahap sosialisasi dan juga konsultasi publik.

Baca juga: Presiden RI Joko Widodo Dikabarkan Batal Hadiri Groundbreaking Tol Mengwi-Gilimanuk

Bahkan tahap konsultasi publik terakhir atau tahap 3 sudah selesai pada akhir Januari 2022 lalu.

"Untuk tugas kami di Pemkab Tabanan terkait jalan tol sudah selesai. Cukup sampai di sana saja. Sosialisasi dan konsultasi publik sudah clear," kata Sudarya saat dikonfirmasi, Selasa 8 Maret 2022.

Dia melanjutkan, selama proses sosialisasi dan konsultasi publik itu terungkap ada sekitar 97 kilometer jalan yang akan melalui wilayah Kabupaten Tabanan.

Seluruhnya tersebar di 7 Kecamatan dengan jumlah 22 Desa.

Bahkan salah satu desa yakni Desa Tegal Jadi l, Kecamatan Marga berubah ke Desa Kuwum Kecamatan setempat.

"Selama proses sosialisasi dan konsultasi publik, warga yang hadir sudah setuju. Artinya sudah tidak ada kendala lagi,” imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved