Berita Bali

Dukung KTT G20, Dibangun Ruang Terbuka Hijau Taman Segara Kerthi di Pelabuhan Benoa

Dukung KTT G20, Dibangun Ruang Terbuka Hijau Taman Segara Kerthi di Pelabuhan Benoa

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Harun Ar Rasyid
Tribun Bali/istimewa
3D desain Proyek Pembangunan Taman Segara Kerthi, Bali.(foto istimewa) 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Mendukung kegiatan Presidensi Indonesia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, PT Brantas Abipraya (Persero) membangun Taman Segara Kerthi di area pembangunan Pengembangan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali.

Mulai dibangun pada April 2022, pembangunan ini ditargetkan tuntas pada Desember 2022.

Dibangun diatas lahan seluas 8 hektar, Brantas Abipraya yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi ini dalam pengerjaannya akan menyelesaikan area taman dan bangunan arsitektur Bali.

“Brantas Abipraya optimis pembangunan ini dapat tuntas tepat waktu. Ini adalah ruang terbuka hijau yang dibangun di atas lahan seluas 8 hektar. Nantinya diharapkan dengan adanya taman ini dapat meningkatkan pelayanan pariwisata nasional, khususnya di Bali,” ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya Miftakhul Anas, Sabtu 10 September 2022 .

3D desain Proyek Pembangunan Taman Segara Kerthi, Bali.(foto istimewa)
3D desain Proyek Pembangunan Taman Segara Kerthi, Bali.(foto istimewa) (Tribun Bali/istimewa)

Ia menambahkan, adanya taman ini pun nanti juga turut mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui kebangkitan pariwisata Bali.

Seperti kita ketahui sebelumnya, kondisi pandemi COVID-19 yang berkepanjangan sempat melumpuhkan pariwisata di Bali.

Dalam pembangunannya, ruang lingkup yang dikerjakan Brantas Abipraya antara lain pengerjaan pagar modular, vertical garden, pekerjaan cut dan fill, landsekap seluas 8 hektar, bangunan arsitektur Bali sebanyak 17 bangunan, 8 bangunan pendukung dan pekerjaan mechanical, electrical, and plumbing (MEP).

Mempercantik dengan sentuhan budaya yang kental, pada pekerjaan bangunan arsitektur Bali di Taman Segara Kerthi ini Brantas Abipraya mengerjakan beberapa unit candi seperti Candi Bentar sebanyak empat unit, Candi Kambang satu unit, Bale Kul-Kul empat unit, Bale Pesandekan sebanyak empat unit dan Bale Bengong empat unit.

Dikenal unggul dalam pembangunan infrastruktur air khususnya bendungan, lewat pekerjaan ini Brantas Abipraya memperkuat komitmennya sebagai salah satu BUMN konstruksi yang selalu menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai salah satu upaya dalam memberikan kualitas hasil konstruksi yang terbaik.

Sebagai tambahan informasi, tak hanya Taman Segara Kerthi saja, beberapa pembangunan konstruksi juga lainnya juga dilakukan untuk mempersiapkan ajang G20.

Sederet karya Brantas Abipraya lain untuk G20 diantaranya adalah Revitalisasi TMII, yaitu penataan lansekap dan merenovasi Danau Archipelago, pedestrian anjungan, amphitheater, promenade dan beberapa pekerjaan lainnya.

Selain itu ada juga Waterfront City Labuan Bajo, dan pembangunan Embung Sanur di Denpasar, Bali.

"Ini adalah bukti Brantas Abipraya dalam memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur negeri. Sebagai salah satu BUMN konstruksi kredibel, kami ingin memberikan yang terbaik dengan berperan aktif serta berkontribusi penuh dalam mendukung kesuksesan Presidensi G20,” demikian kata Anas.(*)

Baca juga: Berangkat dari Pelabuhan Benoa Menuju Labuan Bajo, Puluhan Wisatawan Nyaris Celaka di Selat Lombok

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved