Hacker Bjorka

Remaja Asal Cirebon Disebut Sebagai Sosok di Balik Hacker Bjorka, Ternyata Ini Penyebabnya!

Seorang remaja asal Cirebon, Jawa Barat, disebut sebagai hacker Bjorka. Apa penyebabnya?

Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
KOLASE TRIBUNNEWS
Remaja Asal Cirebon Disebut Sebagai Sosok di Balik Hacker Bjorka, Ternyata Ini Penyebabnya! 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Remaja Asal Cirebon Disebut Sebagai Sosok di Balik Hacker Bjorka, Ternyata Ini Penyebabnya!

Sosok Hacker Bjorka kini sedang ramai jadi perbincangan.

Baca juga: Link Live Streaming Persis Solo vs Bali United, Prediksi Line Up Racikan Teco vs Coach Rasiman

Baca juga: Link Live Streaming Persis Solo vs Bali United, Prediksi Line Up Racikan Teco vs Coach Rasiman

Namanya semakin dikenal karena ulahnya membocorkan data sejumlah pejabat di Indonesia.

Meski akun media sosialnya kerap ditangguhkan, namun Bjorka seringkali kembali muncul dengan akun baru.

Beberapa akun milik Bjorka yang telah ditangguhkan, di antaranya yakni @bjorkanism, @bjorxanism, kemudian kini muncul dengan @bjorkanesian.

Selain menyebarkan data pribadi, Bjorka juga kerap memberi sindirian terhadap sejumlah pejabat.

Di antaranya seperti Puan Maharani, Erick Thohir, Luhut Pandjaitan, Denny Siregar hingga Mahfud MD.

Sementara itu, seorang remaja asal Cirebon, Jawa Barat, disebut sebagai hacker Bjorka.

Remaja yang disebut sebagai hacker Bjorka itu bernama Muhammad Said Fikriansyah (17).

Warga Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, ini berprofesi sebagai video editor.

Lantas, apa penyebab remaja itu dituduh sebagai hacker Bjorka?

Dikutip dari TribunJateng.com, sebuah akun Instagram yang juga merupakan seorang hacker bernama @volt_anonym, menjadi pembicaraan warganet.

Sebab, akun tersebut mengaku telah mengunduh data yang dimiliki Bjorka beserta data Pemerintah yang diklaim telah diretas oleh Bjorka.

“Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja

dan itu pun di copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah data yang dia curi sebanyak 133M padahal Cuma 200 an.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved