Berita Bali

Sandiaga Uno ke Canggu: Sepakat Suara Musik Hingga Jam 1 Dini Hari, Kebisingan 70db

Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam pertemuan guna mencari solusi tepat menanggapi petisi polusi suara di Canggu

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga beserta jajaran dan Wagub Bali Cok Ace saat hadir dalam mediasi membahas Petisi Polusi Bising - Turun Langsung ke Canggu, Menparekraf: Sepakat Suara Musik Hingga Jam 1 Dini Hari & Kebisingan 70db 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), perangkat desa, pemerintah daerah dan stakeholder terkait lainnya berkumpul dalam satu pertemuan guna mencari solusi tepat menanggapi petisi polusi suara di Canggu, Jumat 16 September 2022 malam, di Hotel Tugu Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno bersama jajaran di Kemenparekraf turut hadir dalam pertemuan tersebut dan mendengarkan keluhan-keluhan ataupun saran dan solusi terbaik untuk diimplementasikan.

"Saya ingin datang sendiri nih di kawasan Canggu jam segini (sekira pukul 22.15 Wita) untuk melihat di Jumat malam bagaimana keadaannya," ujar Menparekraf Sandiaga.

Pertemuan tersebut awalnya dilakukan tertutup bagi media, namun di tengah berjalannya pertemuan setelah hampir 20 menitan akhirnya terbuka untuk media.

Baca juga: Polusi Suara di Canggu Hingga Getarkan Jendela Warga, Satpol PP Bali Adakan Koordinasi

Berlangsung selama hampir dua jam, pertemuan berakhir dan telah disepakati sejumlah poin penting.

"Tadi sudah dilaporkan kesepakatan (sejumlah poin disepakati) yang akan terus dimonitor teknisnya oleh Pak Kadis (Pariwisata Provinsi). Dan kami harapkan bahwa ini bisa membawa Canggu lebih baik. Apalagi kita melihat Canggu sebagai destinasi unggulan nomor dua di dunia untuk digital nomad," imbuh Menparekraf Sandiaga.

Ia menambahkan, selain kesepakatan yang telah disepakati dirinya pun mendapat laporan langsung saat pertemuan bahwa kesepakatan itu diambil dengan mengedepankan kearifan lokal.

Inti yang disepakati menanggapi petisi polusi bising yakni mematikan suara musik pukul 00.00 Wita hingga 01.00 Wita dan tingkat kebisingannya tidak melebihi 70 db.

"Tadi yang sudah disampaikan bahwa untuk musik itu sampai pukul 24.00 Wita sampai 01.00 Wita yang outdoor. Tingkat kebisingan sementara 70db yang disepakati. Dan nanti akan kita sampaikan secara detailnya," kata Menparekraf Sandiaga.

Dan dari kesepakatan ini Sandiaga berharap dapat ditingkatkan ke dalam sebuah peraturan daerah baik berupa Peraturan Gubernur ataupun Peraturan Bupati.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved