Berita Buleleng

Terlilit Utang untuk Biaya Ngaben, Warga Seririt Buleleng Curi Motor Keluarganya

Terlilit utang sebesar Rp120 juta untuk biaya perawatan dan ngaben sang ayah membuat Putu Suka Ardiyasa alias Leong (28) gelap mata.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Polisi saat merilis kasus pencurian motor di Buleleng yang dilakukan oleh tersangka Leong, Senin 19 September 2022 

TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Terlilit utang sebesar Rp120 juta membuat Putu Suka Ardiyasa alias Leong (28) gelap mata.

Pria asal Banjar Dinas Sekar, Desa Gunungsari, Kecamatan Seririt, Beng ini terpaksa mencuri motor milik keluarganya sendiri, lantaran gaji sebagai kuli bangunan di Denpasar, tidak cukup untuk mencicil utang sebanyak itu. 


Ditemui di Polres Buleleng, Senin 19 September 2022, Leong terlihat pasrah.

Ia tidak melawan saat ditanya oleh polisi.

Leong mengaku terpaksa mencuri, sebab utang Rp120 juta yang ia pakai untuk membayar biaya perawatan sang ayah di rumah sakit, hingga proses upacara ngaben, harus segera dilunasi. 

Baca juga: Mahasiswa Datangi Kantor DPRD Buleleng Sampaikan Keluhan Kenaikan BBM


Hingga pada Minggu (11/9), Leong yang saat itu tengah mengambil air di kawasan Pura Beji Gunungsari, melihat ada motor Suzuki Satria FU DK 2322 IL milik keluarganya Kadek Sudanti, yang terpakir di halaman rumah.

Rumah tersebut dalam keadaan kosong. Sehingga muncul lah niat buruk Leong untuk mencuri motor tersebut. 


Sebelum mencuri motor, Leong terlebih dahulu pulang ke rumah, untuk menaruh beberapa jerigen air yang diambilnya dari Pura.

Kemudian Leong meminta kepada istrinya, untuk diantarkan ke rumah korban.

Agar aksinya pencuriannya ini tidak diketahui oleh sang istri, Leong pun berbohong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved