Bali United

SPASO Tak Terima Bali United Disebut Badut AFC, Beri Jawaban Menohok Ini Pada Hatters!

Bali United kerap disebut-sebut menjadi badut AFC, pasca gagal melenggang dari babak fase penyisihan bulan Juni 2022 lalu.Begini tanggapan Spaso.

twitter @baliutd
Spaso menjelaskan, bahwa tim Bali United baru kembali menemukan performa jawara di Liga setelah pekan ke-4. Serdadu Tridatu berhasil menang dalam 5 pertandingan secara berturut-turut, baik home maupun away, bahkan mengandaskan tim – tim sekelas Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di kandang lawan. 

Cuma saya yakin kalau Bali United main sekarang di AFC, cerita lain, kami pasti sampai final, tapi kenyataan seperti itu.

Kami harus terima kenyataan seperti itu, terima kritik tapi memang sulit sekali main AFC di pre season lawan tim yang sudah main beberapa pertandingan di liga, tidak mustahil tapi sulit,” kata Spaso kepada Tribun Bali, pada Selasa 20 September 2022

Spaso menjelaskan, bahwa tim Bali United baru kembali menemukan performa jawara di Liga setelah pekan ke-4.

Serdadu Tridatu berhasil menang dalam 5 pertandingan secara berturut-turut, baik home maupun away, bahkan mengandaskan tim – tim sekelas Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di kandang lawan.

Spaso menjelaskan, bahwa tim Bali United baru kembali menemukan performa jawara di Liga setelah pekan ke-4.

Serdadu Tridatu berhasil menang dalam 5 pertandingan secara berturut-turut, baik home maupun away, bahkan mengandaskan tim – tim sekelas Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di kandang lawan.
Spaso menjelaskan, bahwa tim Bali United baru kembali menemukan performa jawara di Liga setelah pekan ke-4. Serdadu Tridatu berhasil menang dalam 5 pertandingan secara berturut-turut, baik home maupun away, bahkan mengandaskan tim – tim sekelas Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di kandang lawan. (ligaindonesiabaru.com)

“Kami baru ini dapat performa dari liga, awal-awal liga kami menang kalah menang kalah, setelah itu 5 kali bertutrut menang, baru ini performa stabil,” ujar dia.

Spaso juga merasa performanya saat itu belum stabil, bahkan saat AFC berat badannya masih 91 kilogram yang menghambat performanya.

Hingga ahli gizi pribadinya menyarankan Spaso untuk turun berat badan 5 kilogram, dan terbukti saat ini performa Spaso menanjak di Liga.

“Masuk liga itu beda sama pre season, dan begitupun dari 3 pertandingan, kami menang 2 kali dan 1 kali kalah lawan Visakha Kamboja.

Meski mengecewakan, saya pikir itu karena moment saja karena main di pre season tim belum siap, mereka gunakan itu kesempatan, sekarang bisa lihat performa tim, performa semua pemain, secara indvidu meningkat main lebih bagus daripada pre season,” pungkas sang kolektor 7 gol sementara musim ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved