Berita Badung

Polres Badung Berhasil Ungkap 13 Kasus Diantaranya 11 Kasus Pencurian & 2 Pengoplosan Gas

Dalam Sebulan, Polres Badung Berhasil Ungkap 13 Kasus Diantaranya 11 Kasus Pencurian dan Dua Pengoplosan Gas

TB/Istimewa
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes,S.I.K.,S.H.,M.H saat merilis kasus pencurian dan pengoplosan gas di loby polres Badung pada Rabu 21 September 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Satreskrim Polres Badung serta Polsek dan jajaran berhasil mengungkap belasan kasus pencurian dan pengoplosan gas di wilayahnya dalam sebulan terakhir.

Belasan kasus itu pun dirilis Kapolres Badung Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes,S.I.K.,S.H.,M.H di loby polres Badung pada Rabu 21 September 2022.

Pada kesempatan itu, Kapolres Badung mengaku pengungkapan kasus tersebut dilakukan setelah adanya laporan warga yang kehilangan barang-barang berharga.

Bahkan belasan tersangka tersebut merupakan hasil tangkapan Satreskrim Polres Badung, Polsek Kuta Utara, Polsek Mengwi dan Polsek Abiansemal.

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes,S.I.K.,S.H.,M.H saat merilis kasus pencurian dan pengoplosan gas di loby polres Badung pada Rabu 21 September 2022.
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes,S.I.K.,S.H.,M.H saat merilis kasus pencurian dan pengoplosan gas di loby polres Badung pada Rabu 21 September 2022. (TB/Istimewa)

"Semua tersangka ini merupakan kasus kriminalitas yang diamankan di wilayah hukum polres Badung," katanya didampingi para Kapolsek.

Diakui 13 tersangka tersebut terdiri dari tangkapan dari Polres Badung dengan 3 kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan 1 kasus pengoplosan gas.

Tangkapan dari Polsek Abiansemal dengan 1 kasus Pencurian Biasa (Cusa) dan 1 kasus pengoplosan gas.

Begitu juga tangkapan Polsek Mengwi dengan 4 kasus Curat serta Tangkapan Polsek Kuta Utara dengan 1 kasus Cusa, 1 kasus Curat dan 1 kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

"Kasus pencurian ini modus operandinya merusak pintu atau merusak kunci dan jendela, dan ada beberapa tempat tempat usaha seperti laundry, tempat-tempat bisnis kos-kosan. Namun ada yang memang residivis mengulang-mengulang dan kemudian melakukan kejahatan di beberapa tempat," kata AKBP Leo Dedy Defretes.

Lebih lanjut Kapolres selain kasus pencurian, kasus pengoplosan gas dengan cara memindahkan isian gas tabung dari ukuran 3 Kg ke dalam tabung isian 12 Kg juga berhasil diungkap.

Dijelaskan pada kasus pengoplosan ini, pelaku menggunakan alat stik dan dibantu balok es untuk mempermudah pemindahan isian gas tersebut.

Setelah pengoplosan gas berhasil dilakukan, gas pun dinerikan segel, hingga pelaku menjualnya sesuai dengan harga HET untuk mengelabui petugas.

"Tersangka pengoplosan gas dikenakan Pasal 55 undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun," terangnya.

Lebih lanjut dirinya mengaku tidak akan pilih kasih dalam menegakkan hukum. Bahkan semua pelaku akan dihukum sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

"Kami memastikan situasi di wilayah hukum polres Badung tetap kondusif, jelang pelaksanaan KTT G20," imbuhnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved