Berita Badung

Gaji dan TPP Pegawai di Badung Kembali 100 Persen, Sekda Akui Akan Dicairkan Mulai Oktober

Gaji dan TPP di Badung dikembalikan 100 persen, kabar tersebut mencuat di kalangan pegawai Pemkab Badung.

Tribun Bali
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa - Gaji dan TPP Pegawai di Badung Kembali 100 Persen, Sekda Akui Akan Dicairkan Mulai Oktober 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah sempat terpotong akibat pandemi Covid-19, gaji dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di Badung dikembalikan 100 persen.

Kabar itu pun mencuat di kalangan pegawai Pemkab Badung.

Bahkan ada pesan WhatsApp yang beredar bertuliskan 'Seijin Bapak Sekretaris Daerah Bapak/Ibu agar menyesuaikan anggaran karena TPP mengalami penambahan anggaran.

Selain itu Tenaga kontrak, Kepala lingkungan dan tenaga lainnya yang pada anggaran sebelumnya diberikan 50 persen atau 70 % dibayarkan 100 % per oktober 2022.

Menyikapi informasi itu, Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa yang dikonfirmasi Jumat 23 September 2022, tak menampik hal tersebut.

Baca juga: ASN Gianyar Sebut 2 Bulan TPP Belum Dibayar, Bupati Bilang Sudah

Pihaknya membenarkan telah mendapat arahan langsung dari Bupati Giri Prasta, untuk mengembalikan prosentase pembayaran gaji pegawai dan TPP kembali 100 % .

"Sesuai arahan Bapak Bupati dilakukan pengembalian besaran gaji pegawai termasuk TPP menjadi 100 % ," jelas Adi Arnawa.

Dijelaskan langkah tersebut diambil untuk meningkatkan daya beli, sehingga akan mampu menekan inflasi akibat kenaikan harga BBM.

Diakui, jika masyarakat terdampak mendapatkan BLT dan pekerja dengan gaji paling banyak Rp 3,5 juta per bulan menerima BSU dari pemerintah pusat, maka Badung mengembalikan kembali besaran gaji pegawai, tenaga kontrak, kepala lingkungan dan tenaga lainnya.

"Jadi yang sebelumnya diberikan 50 % atau 70 % , kini dibayarkan 100 % per oktober 2022," kata Adi Arnawa.

Dari segi kemampuan anggaran daerah menurut pejabat asal Pecatu ini, kebijakan tersebut sangat memungkinkan untuk dilaksanakan.

Mengingat sedang terjadi tren peningkatan pendapatan daerah, seiring semakin pulihnya sektor pariwisata.

"Kebijakan ini juga sebagai bentuk reward dan penghargaan dari Bapak Bupati kepada seluruh pegawai atas kinerjanya selama ini. Terlebih selama pandemi, para pegawai juga tetap melaksanakan tugas-tugas dengan baik," imbuhnya.

Sementara Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Badung Made Suardita, S.STP juga mengakui ada pesan singkat pada whatsApp.

"Jadi SKPD disarankan melaporkan kebutuhan pagu kenaikan tenaga kontrak ke BPKAD
Penginputan," bebernya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut dari pimpinan terkait masalah informasi itu.

"Saya belum konfirmasi. Nanti saya infomasikan lebih lanjut," imbuhnya. (*).

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved