Sponsored Content

Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Puan Maharani di Badung, Lihat Secara Langsung Pantai Pandawa

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima langsung Kunjungan Kerja Puan Maharani, lihat secara langsung Pantai Pandawa dan pertanian di Desa Sedang

Istimewa
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mendampingi Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi Pantai Pandawa Kuta Selatan dan Pertanian di Desa Sedang Abiansemal, Rabu 28 Desember 2022 - Bupati Giri Prasta Terima Kunjungan Puan Maharani di Badung, Lihat Secara Langsung Pantai Pandawa 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - BUPATI Badung I Nyoman Giri Prasta menerima langsung Kunjungan Kerja (Kunja) Ketua DPR RI Puan Maharani ke dua (2) lokasi di Kabupaten Badung, Bali, Rabu 28 September 2022.

Pertama Ketua DPR RI melaksanakan kunjungan ke Pantai Pandawa, Kuta Selatan untuk melaksanakan transplantasi terumbu karang lalu dilanjutkan pelepasan tukik dan meninjau penataan kios dan warung di Pantai Pandawa.

Setelah mengunjungi Pantai Pandawa, Ketua DPR RI melanjutkan kunjungan ke Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal untuk melaksanakan penanaman padi.

Turut hadir mendampingi, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI IGA Bintang Darmawati, Anggota DPR RI I Made Urip, Wagub Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Sekda Badung Adi Arnawa serta pejabat terkait.

Baca juga: Puan Maharani Ikut Tanam Padi di Badung, Bagikan Kaus Setelah Tinjau Pantai Pandawa

Pada kesempatan itu Bupati Giri Prasta mengatakan, laut ini sebagai destinasi wisata dan begitu juga sumber kehidupan ekonomi kerakyatan yang ada.

Sehingga biota laut harus dijaga dengan baik, begitu juga dengan kekayaan laut yang ada ini bisa dijadikan sebuah produk untuk UMKM seperti misalnya kerupuk ikan, rumput laut dan sebagainya.

“Inilah yang kita berdayakan dan kita lakukan di Kabupaten Badung, sehingga bisa menjadikan masyarakat Badung menjadi tuan di tanahnya sendiri, termasuk juga pembangunan dan penataan kios-kios,” ujarnya.

Selanjutnya untuk acara penanaman padi di Desa Sedang yang mengambil tema “Puan Menanam, Masyarakat Memanen”, Bupati Giri Prasta mengatakan, pihaknya di Kabupaten Badung sudah melaksanakan Perda No 1 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Petani, yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan Perda No 8 Tahun 2019 tentang Lahan Pertanian dan Perkebunan Yang Berkelanjutan.

“Jadi konsep inilah yang kami lakukan dari hulu, tengah dan hilir, termasuk kami di Kabupaten Badung sudah melaksanakan badan pangan yang teknisnya itu dilakukan oleh Dinas Pertanian kami di Kabupaten Badung,” imbuhnya seraya mengatakan, secara prinsip Kabupaten Badung berkomitmen mewujudkan “Bela, Beli, Wujudkan Jadi Petani dan Bangga Jadi Petani”.

Lebih lanjut dikatakan, berkaitan dengan inflasi saat ini, di sektor perkotaan sudah mulai digerakkan terkait dengan urban farming dan ini menggunakan sistem hidroponik sehingga masyarakat bisa menggunakan lahannya dengan baik dan maksimal.

“Khusus wilayah pertanian di Kabupaten Badung ini kami memiliki lahan sawah yang dilindungi seluas 9.800 ha yang akan menopang ketahanan pangan kami. Selain itu kami sudah membuat bendungan untuk menopang irigasi kami sesuai dengan program bapak Presiden yaitu program pelaksanaan pembangunan tata guna irigasi dan berjalan sangat baik serta diakui oleh UNESCO sehingga bisa mensejahterakan masyarakat kami di Badung,”ucap Giri Prasta.

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan, kehadirannya ke Kabupaten Badung yakni ke Pantai Pandawa dan Desa Sedang adalah untuk melihat secara langsung infrastruktur dan kios-kios di seputaran Pantai Pandawa sehingga bisa lebih baik dan lebih bersih serta representatif untuk wisatawan dan masyarakat yang berkunjung ke sana.

Disamping itu juga memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya menjaga ekosistem laut demi keberlangsungan pariwisata laut sehingga bisa lebih mensejahterakan masyarakatnya.

Untuk kunjungan di Desa Sedang, Puan Maharani berkomitmen mendorong petani untuk melihat perkembangan teknologi agar hasil pertanian nantinya lebih produktif sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan sekaligus menekankan untuk dana desa sudah seharusnya dialokasikan untuk membangun infrastruktur pertanian setempat.

“Kehadiran saya di Kabupaten Badung adalah untuk menanam padi dan biarkan rakyat nanti yang memanen. Selama ini orang hanya fokus pada hasil panennya saja, padahal proses dari sebelum panen itu panjang dimulai dari kita menanam,” ujarnya. (adv/gus)

Kumpulan Artikel Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved