Polisi Tembak Polisi

Febri Diansyah Ditunjuk Jadi Pengacara Keluarga Ferdy Sambo, Langsung Diskusi dengan 5 Ahli Hukum

Mantan juru Bicara KPK (Jubir) Febri Diansyah secara resmi ditunjuk oleh pihak keluarga Ferdy Sambo untuk menjadi pengacara keluarganya

Tribun Bali/I Putu Supartika
Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah Ditunjuk Jadi Pengacara Keluarga Ferdy Sambo, Langsung Diskusi dengan 5 Ahli Hukum 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Mantan juru Bicara KPK (Jubir) Febri Diansyah secara resmi ditunjuk oleh pihak keluarga Ferdy Sambo untuk menjadi pengacara keluarganya.

Febri Diansyah ditunjuk dalam kasus pembunuhan berencana yang menyeret ama Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi beserta beberapa perwira tinggi Polri.

Seperti diketahui, Febri Diansyah ditunjuk menjadi pengacara keluarga Ferdy Sambo dan engkau akan melakukan pembelaan yang se objective mungkin.

Febri Diansyah mengaku sudah mempelajari berkas kasus yang menyeret kliennya tersebut dan sampai melakukan diskusi dengan 5 ahli hukum untuk bisa membela kliennya tersebut.

Tidak hanya akan mendampingi secara objektif, Febri mengaku sudah melakukan rekonstruksi di Magelang dan mempelajari berkas hingga berdiskusi dengan 5 ahli hukum pidana hingga ahli psikologi.

Baca juga: 2 Eks Pegawai KPK Jadi Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Novel Baswedan: Kaget dan Kecewa

“Kami juga melakukan diskusi dengan para-ahli hukum, ada 5 ahli hukum yang sudah kami datangi, di antaranya 3 profesor di bidang hukum dan 2 doktor ilmu hukum,” ungkap Febri, Rabu 28 September 2022 lalu.

“Mereka ini, 5 ahli hukum ini, sebagian besar adalah ahli hukum pidana.” ungkap Febri

Selain itu, Febri menambahkan tim hukum Ferdy Sambo juga melakukan diskusi dengan psikolog.

Febri beralasan, kasus yang dialami kliennya bukan sekadar isu hukum pidana tapi juga memiliki relevansi dengan kejiwaan.

 “Maka kami lakukan diskusi dengan 5 psikolog, baik guru besar psikologi, ataupun ahli psikologi klinis dan psikologi forensik,” ujar Febri.

Tak hanya itu, Febri menambahkan, tim kuasa hukum Ferdy Sambo juga telah mempelajari 21 pokok perkara kasus pembunuhan dan pembunuhan berencana.

“Jadi kami betul-betul ingin melihat bagaimana penerapan pasal tersebut, selain juga kami mendalami dan menguji fakta-fakta yang ada,” kata Febri.

Baca juga: Profil Singkat Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang, Kuasa Hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Dengan begitu, kata Febri, siapa pun yang bersalah dalam kasus ini dihukum sesuai perbuatannya dan yang tidak salah, tidak sepatutnya menerima hukuman.

“Agar nanti siapa pun yang melakukan perbuatan dia akan dihukum perbuatannya, tapi yang tidak melakukan perbuatan tentu saja tidak seharusnya dihukum atas apa yang tidak ia lakukan,” ucap Febri.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved