Berita Badung

883 Duktang di Dalung Kuta Utara Badung, Tak Kantongi Kartu Identitas Non Permanen

Bhabinkamtibmas Desa Dalung Aiptu Hermanus Djo bersama Aparatur Desa Dalung dan Pecalang Pecalang rutin melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak)

TB/Istimewa
Pelaksanaan sidak Duktang yang dilakukan di Kelurahan Dalung, Kuta Utara Badung pada Kamis 29 September 2022 malam 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bhabinkamtibmas Desa Dalung Aiptu Hermanus Djo bersama Aparatur Desa Dalung dan Pecalang Pecalang rutin melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap penduduk pendatang (Duktang).

Sidak dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kantibmas yang terjadi di wilayah Keluraha Dalung, Kuta Utara Badung.

Mengingat saat ini kawasan Dalung merupakan kawasan yang berkembang pesan dan banyak penduduk pendatang.

Bahkan dari hasil sidak yang dilaksanakan beberapa hari terakhir, ditemukan 883 duktang yang tidak mengantongi kartu identitas non permanen.

Pelaksanaan sidak Duktang yang dilakukan di Kelurahan Dalung, Kuta Utara Badung pada Kamis 29 September 2022 malam
Pelaksanaan sidak Duktang yang dilakukan di Kelurahan Dalung, Kuta Utara Badung pada Kamis 29 September 2022 malam (TB/Istimewa)

Kartu yang dikeluarkan oleh desa itu pun untuk mendatang duktang yang ada di Dalung dan juga memastikan tujuan serta asal usul duktang tersebut. Sehingga pemantauan duktang mudah dilakukan.

"Sidak rutin ini dilakukan hampir setiap hari, karena melihat situasi yang ada dan menyikapi hasil koordinasi dengan aparat Desa terkait banyaknya penduduk pendatang di wilayah Desa Dalung perlu di lakukan tertib administrasi," kata Aiptu Hermanus Djo yang dikonfirmasi Jumat 30 September 2022.

Ia mengatakan dari hasil sidak di tiga Banjar yakni Banjar Gaji, Banjar Untal Untal dan Banjar Kuwanji di temukan sebanyak 883 orang yang belum memiliki Kartu Identitas Non Permanen. Semua duktang itu pun kebanyakan tinggal di rumah kos kosan.

"Ini juga untuk pendataan dan menciptakan situasi yang kondusif. Apalagi saat ini pariwisata di Bali baru menggeliat, sehingga semua wilayah Badung khususnya Dalung harus tetap kondusif," bebernya.

Lanjut dijelaskan, duktang yang terjaring belum memiliki kartu Identitas Non Permanen di arahkan segera mengurus administrasi kependudukan sementara di Kantor Desa Dalung secara gratis. Bahkan diimbau agar semua duktang tertib administrasi

"Tertib administrasi itu penting, agar mudah memantau jika terjadi kejadian yang tidak diinginkan atau dilakukan oleh duktang itu sendiri," tegasnya.

Aiptu Hermanus Djo mengakui sidak tersebut bertujuan mendata penduduk pendatang yang berdomisili di wilayah Desa Dalung agar lebih mudah melakukan pengawasan guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif saat berlangsungnya Presidensi KTT G20 di Nusa Dua Bali.

"Sejauh ini belum di temukan ada pelanggaran menjurus gangguan kamtibmas dan Kami bersama Aparat Desa Dalung terus mendata masyarakat yang tinggal di wilayah Desa Dalung agar bisa tertib secara administrasi," tegasnya kembali.

Sementara, Kasatpol PP Badung I Gst Agung Ketut Suryanegara meminta untuk wilayah yang lain agar pro aktif dalam penertiban duktang. Pasalnya penyisiran penduduk pendatang harua dilakukan hingga ke desa-desa.

"Seperti rencana awal, awal duktang itu kita lakukan penertiban di pintu masuk, yakni di Terminal Mengwi. Sekarang silakan sidak dilanjutkan ke desa-desa," Suryanegara.

Menurutnya, penertiban penduduk non permanen ini sepenuhnya diserahkan ke Lurah atau Perbekel. Pihaknya, hanya mendampingi setiap dilaksanakan sidak.

"Jadi Perbekel atau Lurah yang ngatur jadwalnya sesuai kebutuhan, kami mengikuti. Sehingga jika ada pelanggaran kita bisa langsung berkoordinasi dengan instansi terkait," ucapnya sembari mengatakan misalnya dia duktang bodong, kita kordinasi dengan Dinas Sosial agar dipulangkan atau memastikan penanggung jawab duktang itu. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved