Berita Jembrana

Keluarga Besar SMAN 1 Melaya Berduka, Putu Indra Dikenal Sosok yang Rajin

Kepergian I Putu Indra Wardana Putra (17) membuat keluarga besar SMAN 1 Melaya, Jembrana berduka, Jumat 30 September.

Satlantas Polres Jembrana
Petugas saat mengevakuasi korban di lokasi kejadian usai lakalantas di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jumat 30 September 2022 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Kepergian I Putu Indra Wardana Putra (17) membuat keluarga besar SMAN 1 Melaya, Jembrana berduka, Jumat 30 September.

Ia meninggal dunia di TKP usai mengalami kecelakaan di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk saat berangkat sekolah.

Putu Indra dikenal sebagai sosok yang rajin sekolah. 


Menurut Kepala SMAN 1 Melaya, I Ketut Widia mengungkapkan, remaja yang meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalulintas di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk tersebut adalah siswa kelas XI di SMAN 1 Melaya. 

Baca juga: Nelayan Keluhkan Kuota Solar di SPBN Terbatas, HNSI Jembrana Rencana Sampaikan Keluhan Ke Pusat


"Nggih, itu siswa kita di SMAN 1 Melaya. Dia adalah siswa kelas XI jurusan IPB (Bahasa) 1 di sekolah kita," kata Ketut Widia saat dikonfirmasi, Jumat 30 September 2022. 


Menurut dia, secara umum seluruh siswa di sekolah yang terletak di Desa/Kecamatan Melaya dikenal disiplin.

Termasuk I Putu Indra Wardana Putra. Siswa ini dikenal rajin sekolah dan rajin belajar seperti anak lain pada umumnya.

Sebab, siswa yang berasal dari Kelurahan Gilimanuk memang dikenal sangat rajin.


"Secara umum memang semua displin, termasuk almarhum juga. Sosoknya biasa saja, tidak ada yang menonjol," ungkapnya. 


Ketut Widia menyebutkan, pihaknya bersama siswa dan guru lainnya berencana melayat ke rumah duka pada Senin 3 Oktober 2022 mendatang.

Menurut informasi dari salah satu guru berasal dari Gilimanuk, korban akan dipendem (dikubur).


"Korban ini dari Gilimanuk. Rencananya kami melayat hari Senin depan. Infonya akan disemayamkan atau dipendem (dikubur) di setra setempat," tandasnya.


Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalulintas maut kembali terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Jumat 30 September 2022 pagi.

Dua sepeda motor terlibat kecelakaan di KM 123-124, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved