Berita Denpasar

Serangkaian Dies Natalis UNHI Bersama Yayasan Widya Kerthi Gelar Lomba Mewarni

Serangkaian Acara Peringatan Dies Natalise ke59, Kampus UNHI bersama Yayasan Widya Kerthi, menggelar sebuah lomba mewarni kategori TK di Kota Denpasar

Tribun bali/honey
Serangkaian Acara Peringatan Dies Natalise ke59, Kampus UNHI bersama Yayasan Widya Kerthi, menggelar sebuah lomba mewarni kategori TK di Kota Denpasar pada Sabtu, 1 Oktober 2022. 

TRIBUN-BALI.COM-Denpasar- Serangkaian Acara Peringatan Dies Natalise ke59, Kampus UNHI bersama Yayasan Widya Kerthi, menggelar sebuah lomba mewarni kategori TK di Kota Denpasar pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Lomba mewarnai ini diadakan bertepatan dengan Hari kesaktian Pancasila dan Tumpek Wayang.

Acara kegitan lomba mewarnai ini juga bekerjasama dengan yayasan TK Widya Kerthi yang mana merupakan salah satu atau satu-satunya TK yang bernafaskan Ajaran Agama Hindu.

Ketika ditemui secara langsung Dr. Sastra Wibawa, S.H, M.H selaku ketua panitia menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan untuk meningakatkan kreativitas anak.

Serangkaian Acara Peringatan Dies Natalise ke59, Kampus UNHI bersama Yayasan Widya Kerthi, menggelar sebuah lomba mewarni kategori TK di Kota Denpasar pada Sabtu, 1 Oktober 2022.
Serangkaian Acara Peringatan Dies Natalise ke59, Kampus UNHI bersama Yayasan Widya Kerthi, menggelar sebuah lomba mewarni kategori TK di Kota Denpasar pada Sabtu, 1 Oktober 2022. (Tribun bali/honey)

“Kita sadari bahwa acara untuk kreativitas anak-anak TK ini sangat kurang di Denpasar. Sehingga kami dari UNHI sekaligus bekerjasama dengan Yayasan Widya Kerthi melaksanakan kegiatan lomba ini untuk memupuk juga rasa perjuangan anak-anak sejak dini,” jelasnya

Tema yang diangkat pada Dies Natalise UNHI tahun ini yakni, Jnana Prascita Bumi yang berarti dari Ilmu Pengetahuan Bagaimana Manusia Dapat Menyeimbangkan Dunia.

“Kebetulan dengan tema yang kami angkat tahun ini yakni, Jmana Prascita Bumi. Sehingga diharapkan anak-anak yang memiliki ketrampilan menggambar,

juga bisa memupuk rasa nasionalisme anak-anak. Bisa dilihat gambar yang harus di warnai anak-anak adalah seorang anak yang sedang membawa bendera merah putih,” tuturnya

Ia juga menjelaskan bahwa lomba ini mendapat antusias yang tinggi dari peserta. Terbukti dengan jumblah peserta yang mencapai hingga ratusan anak TK di Kota Denpasar.

“Selain anak-anak TK Widya Kerthi, kami juga mengundang peserta dari TK lain, khususnya di daerah Denpasar Timur.

Terdapat lebih dari 10 TK dan total peserta hingga hampir mendekati nilai 250 anak,” bebernya

Ia juga berencana nantinya di tahun depan peringatan Dies Natalis akan diadakan lomba untuk anak-anak yang kebih bervariasi.

“Karena animo dari wali peserta tadi sangat meriah. Maka kamu berencana tahun depan akan mengadakan lomba yang kebih beragam.

Tentunya akan menyongsong tema keagamaan Hindu. Sepeti bagaimana berpakaian adat ke Pura yang baik dan benar dan perlombaan story telling bahasa bali,”

Secara terpisah ketika ditemui oleh Tribun Bali, Wakil Ketua Panitia Yayasan Widya Kerthi yakni Sayu Ketut Sutrisna Dewi, mengaku memanfaatkan Dies Natalis UNHI sebagai ajang perkenalan kepada masyarakat adanya TK Bernafaskan Ajaran Agama Hindu di Denpasar.

“Kami ingin mengenalkna kepada masyarakat bahwa pada Yayasan Widya Kerthi tidak hanya ada lembaga pendidikan perguruan tinggi, tetapi juga ada TK Hindu. Sehingga mulai dari kecamatan Denpasar Timur ini agar lebih dikenal.

Karena dalam TK Widya Kerthi Kami mengajrakan hal-hal dasar kepada anak-anak tentang ajaran agama Hindu,” pungkasnya

Ia juga menjelaskan bahwa dalam penekanannya TK Widya Kerthi nantinya akan mengajrakan anak-anak kegiatan positif seperti yoga, mejejakt konteks kecil dan bagaimana melakukan persembahyangan.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved