Tragedi Kanjuruhan
PSSI Ungkap Suasana Mencekam Pintu 13 Stadion di Tragedi Kanjuruhan, Hukum Seumur Hidup Ketua Panpel
PSSI Ungkap Suasana Mencekam di Pintu 13 Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Beri Hukuman seumur hidup Untuk Ketua Panpel
TRIBUN-BALI.COM - PSSI Ungkap Suasana Mencekam di Pintu 13 Stadion Saat Tragedi Kanjuruhan, Beri Hukuman seumur hidup Untuk Ketua Panpel
Tragedi Kanjuruhan menyisahkan duka mendalam bagi sepakbola tanah air.
Bahkan tidak hanya Indonesia, suasana dukapun dirasakan di seluruh penjuru dunia.
Sejumlah tokoh-tokoh penting sepakbola dunia menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi kanjuruhan yang menelan banyak korban jiwa.
Baca juga: BOBOTOH WAJIB TAHU: Nasib Pemegang Tiket Persib Bandung vs Persija Yang Ditunda, Ini Jawaban Panpel
Baca juga: BUNTUT Tragedi Kanjuruhan, PSSI Resmi Hukum 2 Sosok ini, di-Blacklist Dari Sepakbola Indonesia
PSSI resmi hukum 2 sosok ini buntut Tragedi Kanjuruhan, Di-Blacklist dari sepakbola Indonesia.
Duka Indonesia belum juga surut, lebih dari 120 orang meninggal dunia dalam peristiwa kericuhan setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu 1 Oktober 2022.
Saat ini PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara Liga 1 dan Liga 1 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Para pihak pengambil kebijakan sedang melaukan investigasi mendalam terkait Tragedi Kanjuruhan ini.
Terbaru, hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memutuskan untuk memberikan hukuman bagi Arema FC dan 2 sosok ini.
Melansir Bolasport.com, Ketua Komisi Disiplin PSSI, Erwin Tobing membeberkan alasan memberi hukuman untuk Security Officer dan Ketua Panpel Arema FC terkait tragedi Kanjuruhan.
Komdis PSSI sebelumnya menjatuhkan sejumlah hkuman untuk Arema FC yang didampaikan Erwin Tobing dalam jumpa pers pada Selasa (4/10/2022).
Pertama, Arema FC dijatuhkan larangan pertandingan tanpa penonton dan tidak diijinkan menggelar laga home di Malang.