Berita Karangasem

Pencarian WNA Inggris Diperpanjang 3 Hari Usai Gelar Evaluasi Bersama Keluarga dan Konsulat

Pencarian Bule Diperpanjang 3 Hari Usai Gelar Evaluasi Bersama Keluarga dan Konsulat

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
TB/Istimewa
Tim gabungan melakukan evaluasi bersama pihak keluarga target terkait pencarian Bule Inggris, Selasa (4/10/2022) malam. WNA hilang saat snorkling di Pantao Blue Lagoon. 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Pencarian Bule Inggris yang hilang skitar Pantai Blue Lagoon, Kec. Manggis, Karangasem diperpanjang selama 3 hari, dri Rabu (5/10/2022) - Jumat (7/10/2022). Perpanjangan ini dilakukan setelah ada evaluasi bersama keluarganya dan konsulat Inggris.

Koordinator Pos SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana, pencarian sempat akan ditutup, Selasa (5/10/2022), karena tidak membuahkan hasil. Sesuai SOP, batas waktu pencarian selama 7 hari. Setelah itu tim gabungan bersifat sebatas memantaunya, hingga ditemukan.

"Setelah melakukan evaluasi tim gabungn bersama keluarga (korban) dan konsulat, pencarian diminta untuk diperpanjang selama 3 hari,"jelas I Gusti Eka Widnyana, Rabu (5/10/2022).

Tim gabungan dari Pos SAR Karangasem, Polair Karangasem, BPBD, TNI AL berserta Bakamla kembali melaksanakan penyisiran skitar Perairan Pantai Labuan Amuk - Perairan Klungkung. Menggunakn dua unit rubber boat. Satu unit rubber boat siaga di Perairan Nusa penida, Klungkung

"Sampai sekarang (berita ditulis) petugas belum menemukn adanya tanda - tanda keberadaan korban oleh tim gabungan. Baik Pos SAR, Polair Karangasem, BPBD,TNI AL dan informasi dari nelayan,"jelas Eka Widnyana.

Ditambahkan, seandainya dalam waktu 3 hari tidak ditemukan, terpaksa pencarian diberhentikan sementara. Pencarian dilanjutkn kembali jika adanya informasi keberadaan yang bersangkutan. Itupun hanya sebatas melakukn evakuasi. Pihaknya tetap akan koordinasi dengan tim gabungan.

"Semoga target bisa segera ditemukannya. Pencarian sudah di mulai dari lokasi hilangnya WNA hingga ke Perairan Candidasa, Padang Bai, Perairan Lombok, Klungkung, serta Nusa Penida,"imbuh Gusti Eka Widyana.

Untuk diketahui, warga negara asal Inggris, Graham Smith, dinyatakan hilang saat snorkling di Pantai Blue Lagoon, Kecamatan Manggis. Yang bersangkutan ke Pantai Lagoon bersama istrinya. Sesampai di Pantai Lagoon, korban snorkling sendiri. Sedangkan istri meenunggu di Pesisir Pantainya.

Sebelum hilang, sang istri sempat melihat korban ke permukaan. Stelah itu bersangkutan tidak nampak. Dikarenakan khawatir, si istri langsung melaporkan ke pihak hotel dan diteruskan ke Los SAR Basarnas Cabang Karangasem. Dan petugas langsung melaksanakan pencarian target.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved