Berita Bali
Gandeng Mahalini dan Penari Cilik Buleleng, ATLAS Beach Fest Tampilkan Budaya Bali, Publik Terpukau
Menjadi destinasi kuliner dan tempat hiburan terbesar di Asia Tenggara tidak membuat ATLAS Beach Fest kehilangan budaya lokaln
Lalu berpadu dengan atraksi hanoman dan hentakan permainan gamelan.
Kemeriahan acara semakin dalam dengan tampilnya penyanyi asal Desa Tibubeneng, Ni Luh Ketut Mahalini Ayu Raharja atau yang dikenal dengan panggilan Mahalini.
Mahalini membawakan lagu dengan busana khas adat Bali.
Tepuk tangan riuh pengunjung mengantar sang biduan kembali ke tempat duduknya.
Baca juga: RATUSAN Pekerja Atlas Beach Fest Gabung Kepesertaan BPJamsostek
Suasana liburan menjadi demikian lengkap. Apalagi adanya pemasangan Penjor di setiap sudut-sudut ATLAS Beach Fest sehingga mengingatkan setiap orang akan budaya Bali.
Penjor merupakan perlambangan dari Naga Basukih yang memiliki makna kesejahteraan dan kemakmuran.
Penjor yang berbentuk simbol gunung dipercaya memberikan keselamatan dan kesejahteraan.
"Aku seneng banget bisa perform di ATLAS Beach Fest, karena untuk pertama kalinya nyobain stage 360-nya ATLAS, dan pastinya seneng banget lagi karena performnya di tanah kelahiran aku sendiri, di Bali," puji Mahalani.
Lain lagi dengan Peggy, pengunjung ATLAS Beach Fest mengacungi jempol pertunjukkan kali ini yang menampilkan pesona budaya Bali termasuk artis lokalnya.
Baca juga: Ratusan Lansia Datangi Atlas Beach Fest, Bukan untuk Clubing Tapi Tertawa
Dia berharap kegiatan budaya ini bisa dilaksanakan secara regular dan bisa menjadi daya tarik untuk warga asing lainnya.
Bagi Peggy, Bali bukan hanya keindahan alamnya yang eksotik tapi budaya, tarian, musik, serta lagu-lagunya juga sangat mempesona.
“Saya juga suka masyarakatnya yang ramah dan familiar,” ujarnya. (*)