Persib Bandung
PROTES PERSIB BANDUNG Seakan Didengar FIFA, Robert Alberts Sempat Ikut Bersuara
Manajemen Persib Bandung dan pelatih saat itu Robert Alberts sempat mengirimkan surat kepada PT LIB soal jadwal
Berikut bunyi lima poin rekomendasi dalam surat FIFA tentang jadwal pertandingan, yang dikutip dari laman PSSI.
1. Tinjauan terhadap penjadwalan dan waktu pertandingan akan dilakukan, dengan tujuan khusus untuk menghindari waktu pertandingan yang dapat meningkatkan profil risiko pertandingan tertentu.
2. Hal ini dapat mencakup pertimbangan penjadwalan pertandingan selambat-lambatnya pukul 5 sore di televisi hanya pada hari Sabtu dan Minggu, yang mencerminkan korelasi antara waktu kick-off sebelumnya dan pengurangan insiden peristiwa kekerasan di tempat lain.
3. Ini juga harus membantu mengurangi tekanan pada infrastruktur transportasi umum dan memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi pendukung ke transportasi umum sehingga membuat keberangkatan dari stadion lebih mudah dan lebih aman.
4. Jadwal pertandingan yang lebih konsisten juga harus memungkinkan kehadiran personel keamanan yang lebih terkoordinasi dan teratur untuk mendukung pertandingan.
5. Kampanye kesadaran di antara pendukung dan masyarakat umum harus diluncurkan untuk memastikan bahwa para pendukung dapat mengantisipasi semua potensi masalah.
Tanggapan manajemen Persib Bandung
Menanggapi rekomendasi FIFA tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar mengaku sepakat.
Menurutnya pertandingan kompetisi di Indonesia, seharusnya digelar pada sore hari, demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan.
Bahkan, lanjut pria yang akrab disapa Wak Haji Umuh itu, Persib menjadi salah satu klub yang paling sering mengkritisi jadwal pertandingan malam hari.
Apalagi, dalam draft awal jadwal Liga 1 2022-2023 sebelumnya, Persib menjadi peserta Liga 1 yang paling sering bermain pada waktu malam hari, termasuk saat pertandingan pekan ke-11, menjamu Persija Jakarta di Stadion GBLA Kota Bandung, 2 Oktober 2022 lalu.