Berita Karangasem
15 Sepeda Motor Terseret Banjir, Dua Ekor Sapi Warga Mati di Karangasem
Sekitar 15 unit sepeda motor warga hanyut akibat longsor dan banjir di Banjar Sega, Desa Bunutan, Kec. Abang, Karangasem, Senin (18/10/2022) malam har
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
AMLAPURA, TRIBUN BALI.COM - Sekitar 15 unit sepeda motor warga hanyut akibat longsor dan banjir di Banjar Sega, Desa Bunutan, Kec. Abang, Karangasem, Senin 18 Oktober 2022 malam.
Tidak hanya sepeda motor, beberapa barang berharga milik warga hanyut.
Seperti kulkas serta peliser.
Kepala Desa Bunutan, I Made Suparwata, mengatakan, 15 unit sepeda motor terbawa banjir.
Mendengar informasi, petugas dan warga langsung melakukan pencarian.
Hasilnya, peetugas dan warga baru menemukan 13 unit sepeda motor.
Kondisi sepeda motor sudah rusak parah.
"Total sepada motor yang hilang sebanyak 15 unit. Dan baru diketemukan 13 unit, sedangkan yang 2 unit masih dinyatakan hilang. Warga masih melakukan peencarian sepeda," ungkap I Suparwata, Rabu 19 Oktober 2022 pagi.
Dijelaskan, belasan sepeda motor terbawa banjir bandang saat terparkir di depan warung Kadek Sudiana.
Seseorang terbawa arus hujan hingga beberapa meter. Untungnya yang bersangkutan bisa warga.
"15 unit motor yang parkir di depan warung hanyut beberapa meter," ujarnya.
Selain itu, banjir dan longaor juga merusaak warung milik I Made Sudiana.
Kulkas 4 unit, dan piser 2 unit mengalami kerusakan.
Seorang warga atas nama I Made Mudiasa patah tulang dilengan kiri dan tulang iga patah.
Bersangkutan di rujuk ke RS Sanglah untuk mendapatkan pemeriksaan.
"Sapi milik I Nyoman Surya sebanyak dua ekor mati karena tertimbun material longsoran.
Dua unit rumah warga terancam terkena longsor. Yakni milik Nyoman Yasa dan Nyoman Danti," tambah Parwata. Kerugian pasca bencana alam keseluruhan di Sega capai sekitar 400 jutaan.
Desa sudah mengusulkan ke BPBD Karangasem untuk meendatangkan alat berat.
Mengingat material longsoran berupa batu besar dan tanah. Harapannya agar akses jalan Kabupaten dari Br. Bangle ke Br. Sega, Desa Bunutan bisa segera dilalui. Warga gtong royong untuk buka jalan sepeda.
"Kemarin kita gotong royong untuk membuka jalan khusus kendaraan roda dua. Karena cuaca mulai hujan, sehingga pengerjaan akses jalan khusus roda 2 dihentikan sementara. Menghindari terjadinya banjir dan tanah longsor susulan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sekitar-15-unit-sepeda-motor-wargsm.jpg)