Berita Gianyar
Libur Sebulan Tak Ada Relokasi, Pedagang Kuliner Senggol Gianyar Resah
Mereka sempat terkatung-katung sejak revitalisasi Pasar Umum Gianyar yang kini menjadi Pasar Rakyat Gianyar.
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Harun Ar Rasyid
Terlebih lagi, ia mendapat informasi aktivitas Pasar Sengol akan diliburkan selama sebulan. "Jangankan sebulan, sehari atau dua hari tidak berjualan kami sudah kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Atas kondisi ini, pedagang kuliner pun merasa dikorbankan hanya gegara pedagang non makanan, sepertian dagang pakaian, sandal, perabotan dan lainnya. Dia menilai itu tak adil. Sebab sejatinya, sejarah Senggol Gianyar adalah pedagang makanan.
"Karena sujatinya senggol Gianyar adalah pusat makanan, namun seiring perjalanan pedagang non kuliner pun ikut berjualan sehingga jumlah pedagang semakin membengkak. Kini, dengan dalih kebersamaaan semua pedahang pun harus off berjualan selama sebulan," sesalnya.
Bupati Gianyar, Made Mahayastra sebelumnya mengatakan bahwa aktivitas Pasar Senggol Gianyar hanya libur selama Porprov. Setelah itu, merekapun bisa kembali berjualan, dan tahun 2023 mereka akan dibuatkan pasar permanen di lahan eks hardys.
"Kami harap pedagang bersabar, karena nanti akan dibuatkan tempat permanen," ujarnya di Ubud, belum lama ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-Senggol-Gianyar-Bali-Sabtu-29-Oktober-2022-malam.jpg)