Penebasan di Bangli
Kapolsek Kintami Sebut Korban Penebasan di Bangli Adalah Mantan Pacar Istri Pelaku
Kapolsek Kintami mengatakan jika korban penebasan di Bangli, Komang Mertayasa merupakan mantan pacar dari istri Made Umbara
Kapolsek Kintami Sebut Korban Penebasan di Bangli Adalah Mantan Pacar Istri Pelaku
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Kapolsek Kintami, Kompol Ruli Agus Susanto mengatakan jika korban penebasan di Bangli, Komang Mertayasa merupakan mantan pacar dari istri Made Umbara sekitar dua tahun silam.
Lebih lanjut, keduanya pun disebut sudah saling menikah, namun Merthayasa disebut mengancam istri Made Umbara dengan “sesuatu hal” saat mereka masih pacaran dulu.
"Keduanya saat ini sudah sama-sama menikah. Namun mungkin dulu saat pacaran, ada sesuatu hal yang selanjutnya digunakan Mertayasa untuk mengancam istri Made Umbara," kata Agus pada Kamis 3 November 2022.
Adapun dengan "sesuatu hal" itu, digunakan Komang Mertayasa untuk mengancam istri Made Umbara
"Mengancamnya itu istilahnya mau di-share ke media sosial, mau dikasih tahu suaminya, keluarganya," lanjutnya.
Kemudian, Agus mengatakan jika istri pelaku sudah mengakui semuanya kepada sang suami Made Umbara.
Made Umbara sendiri sejatinya memahami keadaan sang istri, serta sejauh apa hubungan istrinya saat pacaran dulu.
Namun karena terus-terusan di-chat untuk dimintai uang, dengan ancaman akan disebarkan ke media sosial, sehingga handphone sang istri dipegang oleh Made Umbara.
"Ancaman itu diperkirakan sudah sejak setahun lebih. Namun kami masih melakukan pendalaman lagi, karena korban belum bisa dimintai keterangan," jelasnya.
Akibat gerah dengan ancaman terus menerus, Made Umbara nekat melakukan aksi menebas Komang Mertayasa.
Baca juga: Motif Penebasan di Bangli, Made Umbara Sebut Komang Mertayasa Ancam Sang Istri Sejak Setahun Lalu
Dengan membawa handphone sang istri, pria 26 tahun itu memancing Mertayasa dan janjian bertemu di belakang rumah, yang berlokasi di Banjar Taksu Desa Batur Selatan, Kintamani, Bangli, Bali, Rabu 2 November 2022, pukul 18.00 Wita.
Mengetahui Mertayasa akan datang, Made Umbara kemudian mengambil sebilah pisau besar (blakas) di dapur, dan bersembunyi di kebun.
"Korban datang diantar oleh rekannya. Namun rekannya disuruh pulang, sedangkan korban jalan ke rumah terlapor," ucapnya.
Saat melihat Mertayasa datang ke kebun belakang rumah, Made Umbara langsung menebasnya dengan membabi buta, hingga mengakibatkan Mertayasa mengalami luka bacok di sekujur tubuh dan kepala.